Senin, 24 Agustus 2020

Keutamaan Menuntut Ilmu Menurut Kitab “Tanbihul Ghafilin”

KHAZANAH - Islam senantiasa menekankan setiap orang untuk menuntut ilmu. Betapa pesan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam (Saw) berbunyi “Tuntutlah ilmu dari buaian ibu hingga liang lahat” menjadikan “menuntut ilmu” berlaku sepanjang hidup seseorang.
Demikian pula Sabda Rasulullah Saw, “Tuntutlah ilmu meskipun sampai ke negeri China”.
Dalam khazanah Islam, khususnya kalangan pesantren, terdapat Kitab Tanbihul Ghafilin karya Abul Laist Al Samarqandi yang menyebutkan tujuh keutamaan seseorang dalam menuntut ilmu.
يُقَالُ مَنِ انْتَهَى إِلَى الْعَالِمِ ، وَجَلَسَ مَعَهُ ، وَلَا يَقْدِرُ عَلَى أَنْ يَحْفَظَ الْعِلَلب
Dikatakan, seseorang yang pergi menuju orang Alim, duduk bersamanya tetapi dia tidak mampu menghafalkan ilmu, maka orang tersebut masih mendapatkan tujuh kemuliaan:
`أَوَّلُهَا: يَنَالُ فَضْلَ الْمُتَعَلِّمِينَ.
  1. Dapatkan keutamaan orang-orang yang belajar.
وَالثَّانِي: مَا دَامَ جَالِسًا عِنْدَهُ كَانَ مَحْبُوسًا عَنِ الذُّنُوبِ وَالْخَطَأِ.
2. Selama masih duduk bersama orang Alim, maka dia akan tercegah dari melakukan dosa dan kesalahan.
وإِذَالثَّالِثُ: إِذَا خَرَجَ مِنْ مَنْزِلِهِ تَنْزِلُ عَلَيْهِ الرُحْمَةُ.
3. Ketika keluar dari rumah maka rahmat turun keluar.
وإِذَالرَّابِعُ: إِذَا جَلَسَ عَنْدَهُ ، فَتَنْزِلُ عَلْيْهِمُ الرَّحْمَةُ ُ فِتُصِيبُهُ بِبَرَكَتِهِمْ.
4. Ketika dia duduk disamping orang Alim, maka rahmat turun kepada mereka dan diapun mendapatkan rahmat sebab berkah mereka.
و الْخَامِسُ: مَا دَامَ مُسْتَمِعًا تُكْتَبُ لَهُ الْحَسَنَةُ.
5. Selama mendengarkan orang Alim, maka dituliskan.
وَالسَّادِسُ: تَحُفُّ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ بِأَجْنِحَتِهَا رِضًا وَهُوَ فِيهِمْ.
6. Mereka dilindungi Malaikat dengan sayap-sayapnya karena ridho dan orang tersebut juga bersama mereka.
وَالسَّابِعُ: كُلُّ قَدَمٍ يَرْفَعُهُ ، وَيَضَعُهُ يَكُونُ كَفَّارَةً لِلذُّنُوبِ ، وَرَفْعا لِلدَّرَفياعًا لِلدَّرف
7. Setiap langkah kakinya yang ditempatkan dan maka akan menjadi penghapus bagi dosa-dosa, pengangkat derajat dan tambahan
Demikian seperti dalam Kitab Tanbihul Ghafilin karya Abul Laist Al Samarqandi.
“Semoga kita dan seluruh keluarga kita selalu bertakwa kepada Allah, selalu cinta ilmu, selalu cinta kepada ahli ilmu, mendapat manfaat ilmu. Amn…. !!! ”. Demikian pesan Ustadz Keman Almaarif dari Jombang. (Merah)
.
Sumber : PWNU Jatim
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung