Hadir mewakili Ketua MWC NU Watulimo, Murdiyanto, selaku Wakil Sekretaris MWC NU, bersama jajaran Banom NU seperti GP Ansor, Banser, Fatayat NU, dan IPSNU Pagar Nusa. Kehadiran tersebut menjadi wujud komitmen NU dalam menjaga semangat nasionalisme sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan seluruh elemen bangsa.
Saat dikonfirmasi secara terpisah dalam sambutannya seusai upacara, Murdiyanto menyampaikan bahwa NU memandang peringatan HUT RI bukan sekadar ritual tahunan, melainkan pengingat pentingnya menjaga kemerdekaan dengan kerja nyata.
“NU akan terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga persatuan, meneguhkan kedaulatan, serta memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan dalam langkah nyata, agar Indonesia benar-benar maju sebagaimana cita-cita para pendiri bangsa,” ujarnya.
Upacara di PPN Prigi ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Trenggalek dari Kecamatan Watulimo, Forkopimcam Watulimo, Danposmat TNI AL Prigi, Kapospol Air Trenggalek, Kepala Instansi dan Sekolah, Kepala Desa se-Kecamatan Watulimo, Ketua Ormas, Komunitas, Perguruan Pencak Silat, Pendamping Desa, Korcam PKH, Kepala Perbankan, Ketua Organisasi Wanita, Ketua PPDI, Ketua PGRI, Ketua Muhammadiyah dan Aisyiyah, Ketua LDII, Ketua PWRI, serta Ketua PEPABRI/PPAD Kecamatan Watulimo.
Bagi MWC NU Watulimo, momentum 17 Agustus ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan adalah amanah yang harus dijaga melalui kebersamaan, gotong royong, dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat.
Kontributor : Tim Media MWC NU Watulimo
.





