Rabu, 23 Desember 2020
HUKUM MENJAGA GEREJA DEMI STABILITAS KEAMANAN
Selasa, 22 Desember 2020
MEMAHAMI ARTI HARI IBU
Rabu, 09 Desember 2020
SEHELAI RAMBUT MU LEBIH MULIA DARI JUBAH ULAMA
Selasa, 08 Desember 2020
NU itu SAKTI ; Menang Jadi Arang Kalah Jadi Abu
Senin, 07 Desember 2020
Vaksin Sinovac Disimpan di Bio Farma Bandung
PERAN KIAI MENEGUHKAN KEDAULATAN RI
Kamis, 03 Desember 2020
Kisah Cinta Abdullah Bin Salam dan Akhlak Mulia Cucu Rasulullah SAW, Husain bin Ali RA.
Minggu, 29 November 2020
PAC GP Ansor Watulimo Ikuti Apel Kebangsaan Virtual Secara Nasional bersama PC GP Ansor Trenggalek
Anwalin News – Trenggalek (29/11) Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda
Ansor Kecamatan Watulimo mengikuti Apel Kebangsaan Virtual se-Indonesia bersama
PC GP. Ansor Trenggalek di Balai Kelurahan Sumbergedong Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara Daring/Online melalui media ZOOM dan
Youtube dan disiarkan secara langsung (Live) secara Nasional.
Pada Kegiatan Apel kebangsaan tahun ini, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda
Ansor mengambil tema “Tiada Gentar Dada ke Muka, Bela Agama Bangsa Negeri”. Pengambilan
tema Apel Kebangsaan tahun ini disesuaikan dengan situasi dan kondisi bangsa
dan negara Indonesia yang tengah dilanda Pandemi Covid-19 serta banyaknya
golongan-golongan diluar Nahdlatul Ulama yang terus ingin merongrong dan
mencarutmarutkan permasalahan bangsa sehingga banyak menimbulkan
kegaduhan-kegaduhan ditengah masyarakat.
Apel Kebangsaan Virtual ini disentralkan oleh Pimpinan Pusat Gerakan
Pemuda Ansor dari Rembang Jawa Tengah yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum
sahabat H. Yaqut Qoulil Qoumas. Bertindak sebagai Inspektur Apel adalah sahabat
H. Abdurohman Andung yang mana beliau saat ini menjabat sebagai Sekretaris
Jendral Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor.
Setelah Apel selesai, acara dilanjutkan dengan Orasi Kebangsaan oleh
Gus Yaqut, panggilan akrabnya sahabat Ketum PP GP. Ansor. Gus Yaqut
menyampaikan bahwa tujuan Apel kebangsaan ini adalah untuk mengingatkan kembali
kepada seluruh elemen bangsa bahwa menjaga persatuan dan kesatuan dalam
perbedaan pandangan politik ataupun agama adalah satu-satunya cara yang harus
dipertahankan.
“Tujuan Apel Kebangsaan ini adalah untuk mengingatkan kembali kepada
seluruh elemen bangsa bahwa menjaga persatuan dan kesatuan dalam perbedaan
pandangan politik ataupun agama adalah satu-satunya cara yang harus
dipertahankan” begitu terangnya dalam orasinya.
Beberapa point lain yang disampaikannya, adalah; Kepada para ‘penumpang
gelap’ jangan sekali-kali memaksakan kehendak. GP Ansor dan Banser akan
bersama-sama TNI/POLRI melawan setiap bentuk upaya memecah belah persatuan dan
kesatuan. Gus Yaqut juga menyampaikan, bahwa Dialog adalah jalan terbaik untuk
menyelesaikan persoalan bangsa. GP Ansor dan Banser menghimbau kepada semua
pihak untuk menghindari aksi-aksi pemaksaan dan kekerasan demi kepentingan
politiknya.
Kegiatan Apel Kebangsaan secara Virtual ini dimulai pada pukul 10.00 WIB
sampai dengan 11.30 WIB yang diikuti oleh perwakilan kader ansor dan banser
seluruh Indonesia. Hadir dalam Kegiatan Apel yang difasilitasi oleh PC GP.
Ansor Trenggalek di Balai Kelurahan Sumbergedong Kabupaten Trenggalek antara
lain; Gus Zakki (ketua PC), Komandan H. Fatkhurohman MQ. (kasatkorcab banser)
serta beberapa jajaran pengurus PC GP. Ansor Trenggalek dan Satkorcab Banser
Trenggalek. Selain itu Apel juga diikuti secara bersama-sama oleh Ketua PAC GP.
Ansor se-Kabupaten Trenggalek dan perwakilan dari anggota Banser Satkoryon
se-Kabupaten Trenggalek.
Sedangkan dari PAC GP. Ansor Watulimo yang hadir adalah sahabat
Murdiyanto (ketua PAC) beserta segenap jajaran Satkoryon Banser Watulimo yang
meliputi komandan Murjianto (kasetma satkoryon), Maksum Asngari (Provost),
Dasar (Kasarkorkel Prigi), Agus Rianto, Imam Muklisin (Tim Media Anwalin),
Khusnul Mutholib, Sukamto, Samsul Nur Aziz, Yamidi (Banser Gemaharjo), Jaidi,
Anam (Banser Pakel) serta Sigit Moertejo dan sahabat Suminto (Banser Ranting
Watulimo) yang keseluruhan utusan/delegasi dari PAC GP. Ansor Watulimo
berjumlah 14 personil.
Acara Apel Kebangsaan berjalan dengan khidmat
dengan mengikuti seluruh rangkaian / rundown dan tetap menerapkan Protokol
Kesehatan, yaitu pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan bagi seluruh peserta
apel yang hadir di balai Keluarahan Sumbergedong Kabupaten Trenggalek. (MY)
Jumat, 27 November 2020
Apel Kebangsaan Virtual BANSER Se Indonesia
Informasi PKL (Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan) PC GP. Ansor Trenggalek Tahun 2020
- Anggota GP Ansor yang telah lulus PKD/DTD/Dirosah Ula/Diklatsar Banser.
- Menyerahkan FC Sertifikat PKD/DTD/Dirosah Ula/Diklatsar Banser sebanyak 1 lembar.
- Menyerahkan FC KTP/ KTA sebanyak 1 lembar.
- Menyerahkan Pas Photo uk. 4x6 sebanyak 3 lembar.
- Mengisi formulir pendaftaran peserta lewat google form dengan link : Klik Disini
- Mengisi formulir Daftar Riwayat Hidup (Form_2) saat daftar ulang.
- Mengisi Formulir kesediaan menjadi peserta PKL (Form_3) saat daftar ulang.
- Juknis / TOR PKL dapat diunduh DISINI
- Menyerahkan Surat Rekomendasi dari PAC atau PC Ansor yang mendelegasikan. Khusus untuk Calon Peserta PKL dari PAC GP. Ansor Watulimo; Surat Rekom dapat diunduh melalui Pengisian Aplikasi DISINI
- Membayar infak peserta dengan ketentuan sebagai berikut:
- Peserta dari Trenggalek = Rp. 200.000,-
- Peserta dari luar Trenggalek = Rp. 300.000,-
- Pembayaran dapat melalui Transfer Bank BRI No.Rekening 0177-01-038420-50-2 a.n. Amron Nuskhi (Bendahara PKL), atau langsung datang ke markas PC GP ANSOR [Perumnas Kelutan Permai No. C 19] - WA Amron Nuskhi: https://wa.me/6285649696054
- Mengupload bukti transfer/ kwitansi pembayaran pendaftaran lewat Googleform dengan link: KLIK DISINI
- Menyerahkan bukti transfer/ kwitansi pembayaran pendaftaran p+pada saat daftar ulang di lokasi pelatihan.
- Calon Peserta mengupload persyaratan di Google Form yang telah disediakan panitia paling lambat tangaal 10 Desember 2020 jam 23.59 WIB.
- Calon Peserta dinyatakan menjadi Peserta jika lulus screening
- Hasil screening diumumkan pada saat selesai proses screening.
- Peserta yang lolos screening berkas online diumumkan pada tanggal 11 Desember 2020.
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Jadi Ketum MUI
Rabu, 25 November 2020
Gerakan Pemuda Ansor Ranting Sawahan Perdana Adakan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor
Sabtu, 21 November 2020
Tasyakuran, RTL dan Pembekalan Alumni PKD Ke-III dan Diklatsar Banser Ke-XXI Oleh PAC GP. Ansor Watulimo
Anwalin News – Watuagung, (20/11) Gerakan Pemuda Ansor sebagai kader NU harus mempunyai jati diri; Pertama mampu membangun organisasi yang bersifat kepemudaan, keagamaan, sosial kemasyarakatan dan organisasi kader paham Ahlussunnah waljamaah an-Nadliyah. Kedua mampu membangun kemandirian organisasi baik internal Gerakan Pemuda Ansor maupun Banser. Ketiga membangun rotasi kepemimpinan secara dinamis dan terus menerus, dan Keempat membangun GP Ansor sebagai pejuang Aswaja di masyarakat, kelima mampu ikut mengisi dan mempertahankan keberadaan Pansasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika
Namun demikian secara internal Gerakan Pemuda Ansor masih menghadapi berbagai permasalahan seperti, organisasi belum tertata secara optimal di seluruh tingkatan, pendataan anggota belum maksimal, rotasi kepemimpinan yang belum berjalan rutin, aset organisasi kecil, hubungan antar Banom yang lemah, variasi potensi yang heterogen, dan pemahaman pengertian dan aplikasi politik yang masih sempit.
Salah satu langkah yang mendasar perlu segera dibenahi adalah kaderisasi. Oleh karenanya, pada hari Jum’at, 20 November 2020 Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Watulimo menggelar acara Rencana Tindak Lanjut dan Pembekalan Alumni PKD GP. Ansor dan Diklatsar Banser Satkoryon – PAC GP. Ansor Watulimo sebagai realisasi dan tindak lanjut kaderisasi (PKD-Diklatsar) yang telah dilaksanakan pada tanggal 13 s.d. 15 November 2020 yag lalu.
Sahabat Murdiyanto juga menjelaskan bahwa Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebagai tenaga inti GP Ansor memiliki tanggung jawab yang besar dalam melakukan perannya sebagai kader penggerak, pengemban dan pengaman program-program sosial kemasyarakatan baik yang dilakukan GP Ansor maupun oleh Nahdlatul Ulama.
Acara RTL dan Pembekalan Alumni PKD-Diklatsar diakhiri dengan penutup yang diisi doa dan dilanjutkan dengan ramah tamah yaitu “Mayoran Lodhoan Bareng” sebagai bentuk rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas terselenggara dan suksesnya acara PKD GP. Ansor dan Diklatsar Banser yang dilaksanakan oleh Satkoryon – PAC GP. Ansor Watulimo. (MY)
Selasa, 17 November 2020
BERDAMAI DENGAN PERBEDAAN
Sabtu, 14 November 2020
PAC GP Ansor Watulimo Menggelar 2 Diklat Sekaligus, Yaitu PKD dan Diklatsar
Anwalin News – Watuagung, (13/11) Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor mengadakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar Gerakan Pemuda Ansor serta Pendidikan dan Pelatihan Dasar Barisan Ansor Serbaguna. Dua Diklat tersebut dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Watuagung Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.
Pada awalnya PAC GP. Ansor Watulimo bermaksud menyelenggarakan Diklatsar Banser saja, sehingga konsentrasi kepanitiaan hanya pada satu agenda kegiatan. Mengingat banyaknya permintaan serta semangatnya para kader Ansor, akhirnya Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Watulimo yang dikomandani oleh Sahabat Murdiyanto tersebut mengiyakan untuk melaksanakan dua Diklat sekaligus yaitu, PKD (Pelatihan Kepemimpinan Dasar) untuk Pengurus dan Kader Ansor, serta Diklatsar (Pendidikan dan Pelatihan Dasar) untuk para Kader Banser.
Kegiatan PKD dan Diklatsar tersebut dilaksanakan selama 3 hari 2 malam yang dimulai pada tanggal 13 s.d. 15 November 2020. Pembukaan Diklat dilaksanakan pada hari Jum’at, 13 November 2020 dengan Instruktur Apel Komandan H. Fathkurohman MQ, selaku Kasatkorcab Banser Trenggalek. Dalam Sambutannya Ndan Fathkur sapaan Kasatkorcab mengapresiasi segenap Jajaran PAC GP. Ansor dan Satkoryon Banser Watulimo, dimana dalam satu periode kepengurusan telah berhasil mengadakan PKD dan Diklatsar 2 kali. Selain itu juga mengapresiasi kegiatan Upgrading Banser yang diselenggarakan oleh PAC GP. Ansor bersama segenap jajaran Satkoryon Banser Watulimo yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2020 yang lalu.
Setelah Apel Pembukaan PKD dan Diklatsar dalam sambutannya ketua PAC GP. Ansor Watulimo, yaitu Sahabat Murdiyanto menyampaikan dan melaporkan beberapa hal antara lain; bahwasanya Diklat tersebut semula dibatasi hanya 65 peserta untuk Diklatsar dan 30 peserta untuk PKD. Namun hal itu diluar ketentuan yang telah ditetapkan bersama sehingga jumlah peserta akhirnya melebihi kuota. Untuk Diklatsar jumlah peserta yang mendaftar 103 orang dan lolos screening 94 orang, sedangkan untuk PKD jumlah peserta yang mendaftar 34 orang dan lolos administrasi serta screening 24 orang. Peserta Diklat tersebut menyebar dari utusan ranting yang ada di PAC Watulimo dan luar Watulimo. Dari luar Kecamatan Watulimo diantaranya adalah dari PAC Pule, Suruh, Munjungan, Tugu, Karangan, Gandusari, Kampak dan ada juga peserta utusan dari Kabupaten Tulungagung.
Di waktu yang terpisah, sahabat Muh. Izuddin Zaki atau yang lebih akrab dipanggil Gus Zaki selaku Ketua PC GP. Ansor Trenggalek menyampaikan sambutan dan arahannya, bahwa maksud diselenggarakannya kegiatan PKD-DIKLATSAR adalah untuk menanamkan nilai dan ideologi, menguatkan karakter dan militansi, meningkatkan pengetahuan, mengembangkan potensi dan kecakapan, serta membangun kapasitas gerakan pada diri kader untuk mempertinggi harkat martabat diri dan meneruskan cita-cita dan perjuangan organisasi. Selain itu juga disampaikan tujuan dari PKD-Diklatsar tersebut, yaitu :
- Mempersiapkan
kader Gerakan Pemuda Ansor yang mumpuni, terstruktur dan dan berkesinambungan
- Meningkatkan kemampuan pengetahuan, teknis dan jiwa korsa terhadap proses kaderisasi
- Menyampaikan konsep
dasar ajaran Islam Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah
- Mengembangkan pengetahuan wawasan dan ketrampilan berorganisasi
- Pemahaman visi, misi dan etika Banser dan Ansor
Dengan adanya PKD dan Diklatsar yang diselenggarakan oleh PAC GP. Ansor Watulimo tersebut diharapkan Kader Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebagai tenaga inti GP Ansor memiliki tanggung jawab yang besar dalam melakukan perannya sebagai kader penggerak, pengemban dan pengaman program-program sosial kemasyarakatan baik yang dilakukan GP Ansor maupun oleh Nahdlatul Ulama.
Jati diri sebagai sosok personil yang memiliki kualifikasi khusus harus dapat ditunjukkan dalam setiap gerak dan langkahnya dalam melaksanakan fungsi dan perannya dengan dedikasi yang tinggi, memiliki pola pikir realistis dan matang, mampu menfasilitasi terwujudnya cita-cita GP Ansor dan kemaslakhatan bagi masyarakat, Nusa dan Bangsa.
Peningkatan profesionalisme dan kemampuan ke-Banser-an yang nantinya mampu menyiapkan kader-kader Banser yang handal dan profesional harus melalui proses penataan kaderisasi yang matang dan terarah, sehingga langkah Banser kedepan diharapkan mampu menghadapi berbagai perkembangan dan tuntutan masyarakat yang penuh dengan dinamika dan perkembangan. (MY)

























