Minggu, 27 Juni 2021

Mujahaddah Bersama Oleh GP. Ansor Ranting Dukuh Sebagai Ikhtiyar Bathin Menghadapi Covid-19


Anwalin News
– Dukuh (26/06), Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Dukuh menggelar Mujahaddah bersama dengan rangkaian acara Istighotsah, Pembacaan Hizib dan Sosialisasi Prokes serta Proker Gerakan Pemuda Ansor. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Miftahul Huda yang berlokasi di RT. 09 RW. 03 Dusun Krajan Desa Dukuh Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.
.
Tujuan dilaksanakannya kegiatan mujahaddah yang diisi dengan istighotsah dan dzikir bersama tersebut adalah sebagai ikhtiyar bathin keluarga besar GP. Ansor dalam menghadapi adanya wabah corona yang sampai saat ini belum sirna dari wilayah Kecamatan Watulimo dan bumi Indonesia. Dengan harapan dan memohon kepada Allah SWT, supaya pandemi covid-19 tersebut segera diangkat dari bumi Indonesia sehingga semua warga bisa beraktifitas normal seperti sebelum adanya pandemi.


Acara mujahaddah dihadiri oleh segenap Pengurus GP. Ansor Desa Dukuh, Pengurus Harian PAC GP. Ansor Watulimo, Pengurus Nahdlatul Ulama Ranting Dukuh, Crew Media Anwalin, dan segenap Jamaah Masjid Miftahul Huda Dusun Krajan Desa Dukuh. Sebelum acara mujahaddah bersama dilaksanakan sholat Isya’ berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Istighotsah bersama yang dipimpin oleh bapak Kyai Muhammad Syamsun yang mana beliau adalah Rais Syuriyah Nahdlatul Ulama Desa Dukuh. Selesai istighotsah acara dilanjutkan dengan pembacaan hizib dan diteruskan dengan sosialisasi Prokes serta planning Program Kerja PAC GP. Ansor Watulimo oleh sahabat Murdiyanto (Ketua PAC GP. Ansor Watulimo).
.
Pada sambutannya, kang Myanto (begitu panggilan akrabnya) menyampaikan himbauan dari Pemerintah terkait dengan pengetatan penerapan protokol kesehatan kepada seluruh warga masyarakat yang hadir diacara mujahadah bersama tersebut. Mengingat sampai saat ini wabah corona semakin meningkat dan semakin ganas penularannya kepada setiap warga yang daya tahan tubuhnya (imunnya) lemah.
.
“Sampai saat ini, wabah covid-19 belum sirna/hilang dari bumi Indonesia; maka penerapan protokol kesehatan harus ditingkatkan guna meminimalisir serta mencegah terhadap penularannya virus (covid-19) tersebut. Selain ikhtiyar lahir (penerapan prokes) setiap warga/jamaah harus secara istiqomah mengadakan mujahaddah yang berisi istighotsah, dzikir bersama, pembacaab hizib, dan lain-lain; dan tentunya harus dibersamai dengan penerapan protokol kesehatan tersebut” begitu kang Myanto menyampaikan dalam pembukaan Sambutannya.


Selain menyampaikan masalah Prokes, Kang Myanto yang diamanahi sebagai ketua PAC untuk yang kedua kalinya tersebut juga menyampaikan Planning Program Kerja PAC GP. Ansor Watulimo masa Bhakti 2021-2023 untuk tahun pertama. Ia menyampaikan bahwa Proker PAC untuk periode saat ini, metode dan penerapannya berbeda dengan periode sebelumnya. Mengingat sampai saat ini Pandemi Covid-19 belum hilang, maka untuk system kerja, perencanaan dan realisasi program diselaraskan dengan kondisi wilayah saat ini. Begitu juga dengan Tupoksi Pengurus Harian dan Departemensasi PAC disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi yang ada guna meminimalisir (mencegah) tertularnya virus corona serta untuk memaksimalkan realisasi program kerja PAC GP. Ansor Watulimo masa khidmah 2021-2023.
.
Diakhir kegiatan acara diisi dengan diskusi bersama sebagai upaya untuk menyerap usulan dan masukan dari sahabat-sahabat Ansor dengan harapan organisasi Gerakan Pemuda Ansor yang berada dibawah komando Pimpinan Anak Cabang Watulimo semakin baik, bermanfaat, maju dan membawa keberkahan untuk semuanya. (MY).
.

Kontributor : MY
Fotografer : Agus Rianto
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung