Sabtu, 22 Agustus 2020

Gerakan Pemuda Ansor Ranting Tasikmadu Mengadakan Konferensi / Rapat Anggota


Ansor Watulimo News – Jum’at, 21 Agustus 2020 Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Tasikmadu Kecamatan Watulimo menyelenggarakan Rapat Anggota / Konferensi yang dihadiri oleh 53 Kader Ansor-Banser se-Desa Tasikmadu. Rapat Anggota tersebut dilaksanakan di Maddin Riyadotut Tholibin – Masjid Rohmatul Bahri Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo.
.
Selain dari Pengurus GP. Ansor dan Banser Tasikmadu, Rapat Anggota juga dihadiri oleh segenap Jajaran Pengurus Nahdlatul Ulama Ranting Tasikmadu, Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Tasikmadu, Pengurus PAC GP. Ansor Watulimo dan Pengurus PC GP. Ansor Trenggalek.
.
Pada Rapat Anggota tersebut, sebelumnya didahului dengan ceck in Daftar Hadir dengan membawa undangan dari masing-masing peserta yang langsung ditukarkan dengan Surat Suara (Kartu Suara) Pemilihan Ketua GP. Ansor Ranting Tasikmadu.
.
Acara dimulai pukul 19.45 WIB dengan susunan acara ; Pembukaan, pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mars GP. Ansor, mars Syubbanul Wathon, Sambutan Ketua NU Ranting Tasikmadu, Sambutan Ketua PR GP. Ansor Tasikmadu, Sambutan PAC GP. Ansor Tasikmadu yang dilanjutkan Prosesi Pemilihan dengan didahului Demisioner dari Pengurus PR GP. Ansor Tasikmadu masa bakti 2018-2020.
.
.
Di acara ceremonial sambutan, ketua NU Ranting Tasikmadu bapak Kyai Syaiun berpesan kepada segenap sahabat GP. Ansor untuk tetap solid menjaga kerukunan dan kekompakan antar sesama pengurus dan anggota. Sambutan selanjutanya oleh ketua PR GP. Ansor Tasikmadu masa khidmah 2018-2020 yaitu sahabat Syaiful Arifin yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengurus lama serta permohonan maaf atas segala kekurangan dalam menjalankan dan menahkodai GP. Ansor Tasikmadu periode 2018-2020. Dari ketua PAC GP. Ansor Watulimo,yaitu sahabat Murdiyanto menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada jajaran pengurus lama atas segala pengabdian, perjuangan dan kekompakkannya dalam menjalankan roda organisasi. Ketua PAC juga berpesan, agar pengurus lama tetap ikut bergabung dan mensupport terhadap program-program organisasi yang dijalankan oleh pengurus baru nantinya.  
.
Pada acara Prosesi Pemilihan Ketua, dari PAC GP. Ansor Watulimo dipandu/dipimpin oleh sahabat Endri Supriyo (Sekretaris PAC), sahabat Muh. Rifai (wk. Sekretaris PAC) dan sahabat Ibnu Tri Mashudi (dari unsur Banser Satkoryon Watulimo). Prosesi pemilihan ketua GP. Ansor Tasikmadu menghadirkan 4 calon yang diusung oleh peserta Rapat Anggota, yaitu sahabat Much. Muhyidin, sahabat Muh. Ghulam, sahabat Zainudin dan sahabat Vika Anshori. Prosesi pemilihan dilakukan 2 (dua) tahapan, yaitu tahap pencalonan dan tahap pemilihan. Hasil akhir dari pemilihan tersebut adalah amanat para peserta Rapat Anggota yang memilih Sahabat Much. Muhyidin sebagai ketua terpilih GP. Ansor Tasikmadu untuk masa khidmah 2020-2022 dengan memperoleh suara terbanyak yaitu 44 suara, disusul oleh sahabat Zainudin 3 suara, sahabat Muh. Ghulam 2 suara dan sahabat Vika Anshori 1 suara.
.
.
Di puncak acara Rapat Anggota diisi pembekalan kader Ansor oleh sahabat Muh. Izuddin Zakki (Gus Zakki) selaku ketua PC GP. Ansor Trenggalek. Dalam sambutannya Gus Zakki meminta sekaligus menginstruksikan kepada ketua terpilih untuk melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) sebelum diterbitkannya SK. penetapan pengurus dari PC GP. Ansor Trenggalek. PKD ini dimaksudkan untuk mencetak kader-kader Ansor yang handal dan militan yang beberapa bulan terakhir proses kaderisasi terhenti dikarenakan adanya wabah covid-19 (virus corona).
.
Dari rangkaian susunan acara konferensi / Rapat Anggota GP. Ansor Ranting Tasikmadu secara keseluruhan Alhamdulillah terlaksana dengan lancar, aman dan sukses dengan harapan semoga ke depan PR GP. Ansor Tasikmadu semakin maju dan jaya serta membawa kemanfaatan dan keberkahan untuk semuanya. Aamiin. (MY)
----------
.
.
Dokumentasi VIDEO bisa ditonton di :
.
.
.
.
.

Share:

Jumat, 21 Agustus 2020

Ansor dan Banser Beraksi dalam Bedah Rumah di Desa Dukuh


Ansor Watulimo News - Jum'at, 21 Agustus 2020 Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor dan Satkorkel Banser Desa Dukuh mengadakan Bedah rumah di rumahnya Saudara Eko Setiono yang beralamat di RT. 13 RW. 03 Dusun Krajan Desa Dukuh Kecamatan Watulimo.
.
Kegiatan bedah rumah tersebut dikomandani oleh Sahabat Dimyati Rofi'i yang merupakan Ketua PR. GP-Ansor Desa Dukuh Masa Khidmah 2018-2020. Selain itu juga hadir dari Jajaran PAC GP. Ansor Watulimo Sahabat Murdiyanto (ketua PAC) beserta segenap jajaran Satkoryon Banser, Ketua PR GP. Ansor Watulimo (Sahabat Samsul Huda) bersama Anggota Banser dari Ranting Watulimo. Selain bedah rumah juga dilaksanakan santunan oleh Baznas Kabupaten Trenggalek yang berupa pemberian Sembako dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
.
.
Acara bedah rumah kali ini mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Dukuh, Babinsa Dukuh, dan warga sekitar lokasi.
.
Anggota Gerakan Pemuda Ansor dan Banser yang hadir sekitar 30 personil yang meliputi dari Jajaran PAC, Satkoryon, Pimpinan Ranting Dukuh, Satkorkel Dukuh, Pimpinan Ranting Watulimo, Satkorkel Watulimo dan Satkorkel Gemaharjo.
.
.
Alhamdulillah kegiatan bedah rumah berjalan dengan lancar dan selesai menjelang sholat Jum'at. Semoga kegiatan bedah rumah kali ini benar-benar bisa membantu dan meringankan bagi pemilik rumah sehingga rumah yang ditempati nantinya layak pakai dan layak huni. (MY)
Share:

Rabu, 19 Agustus 2020

LTN NU Jatim Launching Madrasah Virtual Alkimya

SURABAYA — Lembaga Ta’lim wa-Nasyr (LTN) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur melaunching Madrasah Virtual Alkimya, pada Kamis 20 Agustus 2020, bertepatan 1 Muharram 1442H. Program dakwah bertema “Mengembangkan Madrasah Virtual Sebagai Strategi Dakwah dalam Bingkai Islam Rahmatan lil ‘Alamin”, akan diresmikan Rais Am PBNU KH Miftachul Akhyar.
Menurut Ahmad Karomi, Direktur al-Kimya, perkembangan teknologi informasi cukup pesat sehingga kehidupan individu masa kini sulit kiranya tidak berkait dengannya. Karenanya, ketergantungan dengan smartphone – sebagai salah satu dari produk teknologi– dengan perangkat canggihnya meniscayakan kebutuhan cepat terpenuhi.
“Hampir semua hal dilakukan dengan mengandalkan media sosial, tak terkecuali nutrisi kebutuhan pikiran dan hati, bergantung pada informasi visual dengan karakternya yang serba bebas,” tuturnya.
Kebebasan informasi di media sosial rupanya juga menjadi faktor yang menghantarkan banyak penikmatnya terpengaruh paham-paham Islam yang tidak menyegarkan. Bahkan bertentangan dengan nilai-nilai Islam yang telah diwariskan para pendakwah Islam.
Menurutnya, dakwah Islam ramah yang didasarkan pada basis keilmuan yang matang dan berkesinambungan sanadnya. Lebih dari itu, para penikmat ini juga sudah tidak mengindahkan nilai-nilai sosial, yang telah diwariskan para pendiri bangsa. Yakni nilai-nilai harmoni dan saling menghormati walaupun berbeda suku, agama dan ras.
“Atas dasar ini, Al-Kimya hadir sebagai sarana berdakwah secara virtual dengan program unggulan Madrasah Virtual. Al-Kimya adalah komunitas virtual Muslim, diinisiasi oleh para ustad dan kiai muda pesantren yang memiliki kesamaan visi dan misi untuk mengembangkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di internet,” tuturnya.
Menurut Karomi, menjadikan dakwah secara virtual sebagai model perjuangan dan pergerakan.
Untuk itu, al-Kimya akan senantiasa berdakwah dengan semangat organisasi sebagai berikut:
Program ini, menghadirkan nilai keislaman yang didasari pada semangat akhlakul karimah.
Selain itu, program ini bermaksud menyapa dunia internet dengan program unggulan madrasah virtual untuk menyadarkan pentingnya ilmu pengetahuan.
Menjadikan spirit Aswaja al-Nahdhiyyah sebagai landasan ideologis, baik dalam pikiran maupun Tindakan.
Tetap berkomitmen dengan penuh kesadaran terhadap nilai-nilai kebangsaan yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa. (Red)

Sumber : PWNU Jatim
Share:

Senin, 17 Agustus 2020

Gus Yaqut : Mari Berjuang untuk Merdeka dari Keterpurukan akibat Pandemi

JAKARTA – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, kemerdekaan adalah rahmat tiada terkira bagi bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, dia mengajak semua komponen bangsa untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan dan kemajuan-kemajuan yang telah dirasakan bersama.
“Memang, harus kita akui masih ada kekurangan. Kemiskinan dan kesenjangan, masih terjadi di depan mata. Mari kita bersama-sama mewujudkan Indonesia semakin baik lagi. Mewujudkan cita-cita bangsa dengan memperkuat persatuan,” tandas Yaqut saat menyampaikan orasi dalam Upacara HUT Ke-75 RI yang digelar Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Trenggalek secara virtual, Senin (17/8/2020).
Menurut Gus Yaqut, sapaan akrabnya, persatuan bangsa adalah syarat utama dalam upaya mewujudkan cita-cita bangsa, menjadi bangsa yang kuat, adil, dan makmur. 
“Hal ini sesuai dengan apa yang telah dinyatakan muassis jam’iyah Nahdlatul Ulama KH Wahab Chasbullah bahwa senjata yang tajam dan sempurna adalah persatuan. Mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa menjadikan Indonesia yang maju, adil, dan makmur menuntut persatuan seluruh komponen bangsa. Jika terpecah, berjuang sendiri-sendiri, tak akan pernah Indonesia tegak berdiri disegani bangsa-bangsa lain. Dan bangsa ini telah membuktikan mampu,” ujar Gus Yaqut. 
Dia mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan saat ini dirayakan dengan penuh keprihatinan di tengah pandemi Covid-19. Sudah semestinya, lanjutnya, refleksi kemerdekaan saat ini tak hanya untuk mengenang perjuangan panjang Indonesia merdeka, namun juga mengenang tenaga kesehatan dan masyarakat yang gugur dalam berjuang melawan Covid-19. 
Gus Yaqut meminta kepada seluruh kader Ansor dan Banser bersama-sama berjuang untuk kembali untuk merdeka, yakni merdeka dari dari pandemi yang menyebabkan keterpurukan di semua sektor kehidupan menuju tatanan kehidupan baru. 
“Ayo, kita saling bahu membahu, bergotong royong, peduli terhadap lingkungan dan sesama. Tidak hanya mengutamakan kepentingan sendiri tapi kepentingan bersama. Saling mengingatkan untuk selalu waspada. Mematuhi protokol kesehatan. Agar kondisi kembali normal. Supaya keceriaan tujuhbelasan hadir kembali di masa mendatang. Ini sesuai yang diperintahkan Allah SWT. Allah tak akan mengubah nasib suatu kaum jika kita tak mengubah keadaannya sendiri,” katanya. 
Senada, Wakil Kepala Satuan Koordinasi Nasional Banser Hasan Basri Sagala mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan mesti dijadikan momentum kebangkitan bangsa.
“Ada tiga hal yang dilakukan melalui momentum Hari Kemerdekaan ini. Pertama, kita harus bahu membahu, bangkit untuk bersama melawan pandemi Covid-19. Bergotong royong, saling membantu agar pandemi segera selesai. Kedua, mengatasi keterpurukan ekonomi yang juga diakibatkan pandemi, dan ketiga memperkuat persatuan dan kesatuan dari segala rongrongan yang dapat memecahbelah bangsa,” kata Hasan. 
Sementara itu, Upacara HUT Ke-75 PC GP Ansor Kabupaten Trenggalek dipimpin Kasatkorcab Banser Trenggalek H. Fatkurrohman. Hadir Ketua PC GP Ansor Trenggalek M. Izuddin Zakki, pengurus PCNU Trenggalek dan beserta seluruh badan otonomannya, serta seribu anggota Banser dan Ansor.
Sumber : Ansor Jatim
Share:

Rais Aam PBNU: Penting Memahami Sejarah Nasionalisme dalam Al-Quran


SURABAYA - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menjelaskan dua sejarah nasionalisme yang termaktub dalam Al-Qur'an. Hal itu terkait HUT ke-75 Republik Indonesia, 17 Agustus 2020.

Pertama, Kiai Miftach menjelaskan, Rasulullah Shallahu 'alaihi wasallam (Saw) begitu merindukan tanah kelahirannya, Makkah ketika perjalanan berhijrah menuju Madinah.

“Timbul kerinduan yang sangat tinggi menilai tanah kelahirannya sehingga beliau Gandrung ingin kembali ke Makkah,” jelasnya pada kanal Youtube 164 Channel, dikutip Senin, 17 Agustus 2020.
Untuk perjalanan hijrahnya, Allah Swt menurunkan Surat Al-Qasas ayat 85. Mengutip Imam 'Utib, Kiai Miftach menyampaikan bahwa lafal ma'ad dalam ayat tersebut yang berarti tempat kembalinya seseorang adalah negaranya.

“Maka banyak para sahabat pun mengartikan ilaa Ma'ad, yakni ke Makkah,” kata Kiai Miftach, yang sebelumnya Rais Syuriah PWNU Jawa Timur.

Karenanya, Allah Swt pasti akan mengembalikan Rasulullah Saw ke Makkah sebagai tanah kelahiran karena pentingnya negara dalam Islam.

Adapun sejarah kedua mengenai nasionalisme dalam Al-Qur'an terjadi saat Bani Israil terjajah oleh Raja Jalut. Mereka terusir dari negaranya, lalu berbondong-bondong mendatangi nabinya. Mereka meminta maaf atas fatwa mengenai langkah yang harus dilakukan agar dapat kembali memiliki negara, kembali ke tanah air yang tercinta.

“Maka di situlah ditunjuk seorang pemimpin yang kita kenal Thalut yang memimpin kaum bangsa Bani Israil untuk merebut kembali tanah kelahiran atau negaranya,” jelas Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya, Jawa Timur.

Memang, lanjut Kiai Miftach, sempat dipertanyakan kesungguhan mereka kalau sudah ada pemimpin yang memimpin bangsa Bani Israil untuk merebut kembali, mengenai kesiapan dalam berjuang. Hal demikian diterangkan dalam surat Al-Baqarah ayat 246.

“Mereka menjawab kenapa kami tidak berjuangan? Why we don't perang the titik darah penghabisan di jalan Allah, sedangkan mereka telah mengusir kami dari tempat kelahiran kami yang telah kami gunakan dengan anak-anak cucu kami dengan handai taulan kami dengan kekasih kami? Kami harus berjuang untuk merebut kembali negara kami, ”terangnya menjelaskan ayat tersebut.

Kiai Miftach menyebut betapa Al-Quran memberikan penjelasan mengenai pentingnya sebuah negara.
“Maka kita bersyukur dalam gubuk ini mari kita tingkatkan kesadaran bernegara dan kita isi dengan hal-hal yang positif,” kata Kiai Miftah. (Merah)


Sumber : PWNU Jatim
Share:

GP Ansor Luncurkan 2020 Titik Wifi Gratis Bantu Siswa PJJ


JAKARTA, – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor meluncurkan program WiFi gratis untuk siswa sekolah di tengah keprihatinan banyak siswa yang kesulitan mengakses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi COVID-19, karena keterbatasan ekonomi.

“Untuk menjembatani agar para siswa bisa tetap belajar di saat pandemi COVID-19 ini, Pimpinan Pusat GP Ansor meluncurkan Program WiFi Gratis untuk Siswa Sekolah,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas melalui keterangan pers.

Ia mengatakan bahwa gerakan itu akan dilakukan secara nasional dan saat ini telah dimulai di 543 titik di seluruh Indonesia dan akan terus bertambah hingga lebih dari 2020 titik.

Beberapa daerah yang sudah mulai melaksanakan program tersebut antara lain adalah Jakarta, Pekanbaru, Pemalang, Kota Serang, Rembang, Kota Semarang, Batang, Blora, Pekalongan, Brebes, Yogyakarta, Surabaya, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Cirebon, Ciamis, Cilacap, Banyumas, Indramayu, Bandung, Bogor, Purwakarta, Lampung, Jambi, Pontianak, Makassar dan Palangkaraya.

“Gerakan Pemuda Ansor Wifi Gratis Untuk Siswa Sekolah lebih dari 2020 titik tersebar di berbagai Kota/Kabupaten hingga Desa/Kelurahan se-Indonesia. Kunjungi link untuk daftar atau melihat lokasi wifi gratis https://bit.ly/AnsorPeduliPendidikan,” tulis Gus Yaqut di laman

Melalui gerakan itu, pengurus GP Ansor memfasilitasi layanan jaringan internet (WiFi) secara cuma-cuma bagi anak sekolah. Fasilitas internet gratis tersebut dipasang di rumah-rumah kader Ansor atau sekretariat GP Ansor yang strategis.

Yaqut mengatakan program WiFi gratis untuk siswa sekolah itu sengaja diupayakan sebagai respons Ansor terhadap masalah sosial yang dialami masyarakat selama pandemi.



Sumber : Ansor Jatim
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung