PROFIL SINGKAT
Murdiyanto lahir di Trenggalek pada 12 Mei 1980. Ia tumbuh dan menetap di Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Dikenal sebagai pribadi yang aktif, visioner, dan berdedikasi tinggi dalam bidang pendidikan, keagamaan, serta organisasi kepemudaan, Murdiyanto mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk penguatan lembaga pendidikan dan organisasi ke-NU-an di wilayahnya.
Riwayat pendidikannya dimulai dari MI Gemaharjo II, kemudian melanjutkan ke SMP Islam Watulimo, serta menempuh pendidikan pesantren di PP Darussalam Sumbergayam. Ia menyelesaikan pendidikan formal tingkat SMA di SMA Islam Watulimo. Semangat belajar yang tinggi membawanya meraih gelar D-2 di STIT Sunan Giri Trenggalek, serta menyelesaikan tiga program Sarjana (S-1) di Universitas Kanjuruhan Malang, STAI Diponegoro Tulungagung, dan Universitas Islam Balitar. Latar belakang akademik yang beragam ini memperkuat kapasitasnya sebagai pendidik sekaligus organisator.
Dalam perjalanan kariernya, Murdiyanto dikenal sebagai pendidik yang konsisten dan berpengalaman. Ia pernah mengabdi sebagai guru di MI Gemaharjo II, MI Watuagung, MI Dukuh, SMP Islam Watulimo, serta hingga kini menjadi guru di SMA Islam Watulimo. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur dan Instruktur LKP Bina Mahardika serta Sekretaris dan Tutor PKBM Bhakti Samurih, menunjukkan dedikasinya dalam pendidikan formal maupun nonformal.
Di bidang organisasi, kiprahnya sangat panjang dan strategis. Ia aktif sejak masa pelajar melalui IPNU, kemudian berproses dalam struktur Nahdlatul Ulama dan Gerakan Pemuda Ansor. Berbagai amanah pernah diembannya, mulai dari Sekretaris, Wakil Sekretaris, hingga Ketua PAC GP Ansor Watulimo dalam beberapa periode. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Ketua PC GP Ansor Trenggalek, Ketua PAC GP Ansor Watulimo, Kepala Badan Siber Ansor Kabupaten Trenggalek, Wakil Sekretaris MWC NU Watulimo, serta Sekretaris MUI Kecamatan Watulimo. Keterlibatannya juga mencakup bidang teknologi informasi melalui LP Ma’arif NU dan ACTA PW GP Ansor Jawa Timur.
Komitmennya tidak hanya pada aspek struktural organisasi, tetapi juga pada penguatan kaderisasi, literasi digital, dan pengabdian sosial keagamaan. Dengan pengalaman panjang dalam administrasi, kepemimpinan, dan teknologi informasi organisasi, Murdiyanto dikenal sebagai sosok yang teliti, komunikatif, dan mampu membangun sinergi lintas elemen.
Melalui berbagai platform media sosial dan kanal digital yang dikelolanya, ia aktif menyuarakan dakwah moderasi, penguatan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, serta semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan masyarakat. Baginya, pengabdian adalah jalan perjuangan, dan organisasi adalah ruang untuk menebar manfaat seluas-luasnya.
---------
Selengkapnya di :






