Jumat, 09 Oktober 2020

Upgrading Tim ANWALIN menuju Profesionalisme Bermedia

Anwalin News - Dukuh, 9 Oktober 2020 PAC GP. Ansor Watulimo melakukan Upgrading ke-1 (kesatu) Tim Anwalin menuju profesionalisme dalam bermedia.
.
Kegiatan ini diawali dengan perjalanan melewati terjalnya jalan desa dengan penerangan minim, tim Anwalin berangkat dengan penuh optimis menuju kediaman Sahabat Basori Dukuhan Tourang, Dusun Kajar, Desa Dukuh Kecamatan Watulimo dan Alhamdulilliah, tim mampu melewati perjalanan dengan lancar dan selamat sampai tujuan.
.
Dalam kunjungan kali ini, tim memiliki agenda upgrading personil Anwalin (Ansor Watulimo Online) menuju profesionalitas dan menjadi pelopor utama media penyiaran disetiap kegiatan yang diagendakan oleh PAC GP. Ansor Watulimo maupun Banom NU lainnya.

Seperti yang telah kita ketahui, Ansor Watulimo Online atau lebih kita kenal dengan Anwalin bentukan PAC GP Ansor Watulimo ini, diharapkan mampu aktif dan istikomah dalam berkarya, dalam hal ini bidang penyiaran dan dokumentasi yang telah disediakan kanal dibeberapa media sosial dengan harapan mampu memperluas syiar organisasi.
.
Dalam agenda kali ini juga dibahas beberapa agenda diantaranya mempersiapkan lomba dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2020, persiapan pengadaan seragam Banser, dan rencana latihan Hasta Pora Banser untuk meningkatkan profesionalitas protokoler Banser dalam segala kegiatan.

Perjalanan yang sedikit berat dengan medan yang terjal beberapa saat sebelumnya, terbayar sudah dengan jamuan Telo Cimplung legit yang khas oleh Sahabat Basori, dan dilengkapi oleh teh jahe khas Tourang Desa Dukuh.
.
Agenda tim kali ini diakhiri dengan semangat perjuangan para pendahulu Ansor Banser yang senantiasa gigih memperjuangkan dan mempertahankan keutuhan NKRI, menjaga Ulama' dan dalam rangka nderek kyai. Dengan demikian, semoga perjuangan ini mampu menjadi keberkahan bagi diri pribadi dan organisasi dalam usaha memperjuangkan apa yang telah pendahulu usahakan. Aaamiin Yaa Rabbal'alamiin. (ITM-SA)
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung