Minggu, 04 Oktober 2020

Pembekalan Calon Kader GP. Ansor (Banser) Desa Watuagung oleh PAC GP. Ansor Watulimo

Anwalin News – Watuagung, 3 Oktober 2020 Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Watulimo melakukan screnning dan Pembinaan Calon Kader Ansor (Banser) di Ranting Watuagung. Acara tersebut terselenggara berkat kerjasama dengan Pengurus Nahdlatul Ulama Ranting Watuagung Kecamatan Watulimo.
 
Pembekalan Calon kader Banser tersebut bertempat di rumah Bapak KH. Fahroddin Dusun Suwur Desa Watuagung Kecamatan Watulimo. Awal dari diadakannya pembekalan calon kader tersebut adalah ketika PAC GP. Ansor Watulimo melakukan Turba ke Ranting Ngembel yang pada waktu itu ada sebagian dari Pemuda Desa Watuagung mengikuti kegiatan di Ranting Ngembel tersebut. Setelah melakukan verifikasi Data, ternyata dari Pemuda tersebut berdomisili di Dusun Gading Desa Watuagung dan pada akhirnya kita rekomendasikan untuk menghubungi kepengurusan setempat.
 
Walhasil, dari titik pertemuan itu para pemuda yang berkeinginan untuk gabung di organisasi Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna tersebut mengajukan diri untuk mengadakan pertemuan, dan karena waktu serta kegiatan terdekat adalah Lailatul Ijtima Pengurus Nahdlatul Ulama Desa Watuagung, maka cara pembekalan dan screnning kita gabungkan dengan acara Ijtimaan Nahdlatul Ulama Ranting Watuagung.
 
Sebagai Pemateri pembekalan Kader dari PAC GP. Ansor Watulimo mendelegasikan sahabat Mustarom (Pengurus Harian PAC GP. Ansor Watulimo). Adapun Calon Kader Ansor (red : Banser) yang siap untuk gabung diorganisasi dan siap mengikuti pelatihan/Diklat berjumlah 11 orang, dan insya Allah dalam waktu dekat akan bertambah seiiring dengan support dan motivasi dari para Pengurus NU, Pengurus GP. Ansor dan para tokoh masyakarat Desa Watuagung.
 
Setelah dilakukan screnning dan pembekalan Calon Kader tersebut, PAC GP. Ansor Watulimo beserta jajarannya dan Tim Media Anwalin akan melakukan Turba ke lokasi / daerah dimana calon kader tersebut berasal, sebagai bentuk dukungan moril serta motivasi kepada sahabat-sahabat Calon Kader Ansor dimanapun berada. (MT)
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung