Senin, 05 Oktober 2020

Sinergitas GP. Ansor – Banser Dukuh Dalam Bedah Rumah Bersama Pemerintah Desa Dukuh


Anwalin News,
Dukuh – Senin, 5 Oktober 2020 Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Ranting Dukuh beserta segenap Jajaran Anggota Bansernya mengadakan Sinergitas Bakti Sosial dalam bentuk bedah rumah. Kegiatan bedah rumah tersebut merupakan program dari Pemerintah Desa Dukuh Kecamatan Watulimo yang sudah berjalan sejak dahulu.
 
Agenda bedah rumah untuk kali ini dengan titik sasaran (target) rumah Mbak Yatinem yang beralamat di RT. 06 RW. 02 Karang, Dusun Krajan Desa Dukuh Kecamatan Watulimo yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan perlu segera adanya perbaikan / pembangunan.
 
Pada program bedah rumah tersebut hadir dari Pemerintah Desa Dukuh, yaitu bapak Mulyani (kepala Desa Dukuh) beserta segenap perangkat Desa Dukuh, para warga masyarakat sekitar dan para pemuda yang ada dilingkungan bedah rumah berada.


Tak ketinggalan, juga hadir dari segenap Pengurus Gerakan Ansor Desa Dukuh bersama jajaran anggota Banser Satkorkel Dukuh yang dikomandani oleh sahabat Basori (Kasatkorkel Banser Dukuh) untuk turut “mangayu bagya” dalam kegiatan bakti sosial dimaksud. Hal ini sebagai wujud kepedulian dan sikap sosial personil GP. Ansor – Banser untuk ikut mengabdikan diri ketengah-tengah warga masyarakat.
 
Meskipun cuaca tidak mendukung karena adanya guyuran air hujan, namun semangat para banser dan kader ansor bersama warga sekitar sangat antusias dalam bergotong-royong dan bersinergi. Dengan adanya kolaborasi dan sinergitas kader ansor – banser ini diharapkan warga masyarakat sekitar (khususnya yang sudah terbentuk / ada anggota bansernya) bisa terbantu, teringankan dan bisa merasakan manfaat dari eksistensi organisasi Gerakan Pemuda Ansor khususnya dari keberadaan Barisan Ansor Serbanguna (Banser) dimanapun berada.


Program Bedah Rumah ini (rencananya) dibuat secara rutin dan bergantian dengan sasaran rumah warga yang kurang layak huni baik melalui bantuan dari Pemerintah Desa, Basnaz, GP. Ansor/Banser dan bantuan dari donator lainnya. Sehingga dari adanya bedah rumah ini warga yang belum memiliki rumah layak huni secara sosial akan terangkat perekonomiannya dan bisa menjalani kehidupan yang normal sebagaimana warga masyarakat lainnya. (BSR)
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung