Jumat, 30 Oktober 2020

Satkoryon Banser & PAC GP Ansor Watulimo Hadiri Peringatan Maulid Nabi SAW di Desa Tasikmadu


Anwalin News
, Tasikmadu – Kamis, 29 Oktober 2020 Segenap Anggota Banser Satkoryon Watulimo bersama Pengurus PAC GP. Ansor Watulimo menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H. dan Santunan Yatim Piatu di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo.
 
Acara Peringatan Maulid tersebut diselenggarakan oleh Keluarga Besar Jamaah Masjid “Jannatul Ilmi” Dusun Gares, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo bekerjasama dengan Jamaah Thoriqoh dibawah pimpinan (mursyid) Bapak Kyai Nuruddin. Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diawali pada malam Kamis (28/10) yang diisi dengan pembacaan Sholawat Nabi dan beberapa amalan dzikir/aurotan lainnya.
 
Puncak acara Peringatan Maulid (Kamis, 29/10) diisi dengan Santunan Yatim Piatu dan Pengajian Umum dengan mubaligh (dai) dari Kabupaten Lumajang, yaitu Bapak KH. Mimbar Mashuri yang mana beliau merupakan pengasuh Pondok Pesantren Nurus Salam Uranggantung, jarit kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang dan juga sekaligus Ketua Jatman Kabupaten Lumajang.

 
Dalam Tausyiyahnya bapak KH. Mimbar Mashuri menyampaikan bahwa kita sebagai ummat Islam harus selalu meneladani Rasulullah SAW, baik dalam ucapan maupun tindakan. Dalam bergaul dengan sesama manusia kita harus menebarkan sikap rahmatan lil ‘aalamin sebagaimana Nabi Muhammad SAW diutus menjadi rahmat bagi alam semesta. Dalam berucap dan bertindak juga harus mengedepankan perilaku/etika yang baik dan benar.
 
*****************
Mengingat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut pada saat ini bangsa Indonesia sedang dilanda dengan adanya wabah virus corona (covid-19), maka dalam pelaksanaanya pihak panitia dan segenap hadirin yang hadir diharuskan menerapkan protokol kesehatan diantaranya memakai masker, pakai semprot hand sanitizer serta melakukan psycal distancing atau jaga jarak satu sama lainnya. Hal ini sebagai langkah ikhtiyar untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang dari hari kehari penyebarannya semakin meningkat dan mematikan, sementara vaksin dari virus tersebut belum ditemukan.

*****************


 
Dari segenap jajaran anggota Banser Satkoryon Watulimo yang hadir pada Peringatan Maulid tersebut berjumlah kurang lebih 84 personil banser sebagai bentuk dan wujud dukungan Banser ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban acara yang digelar oleh keluarga besar jamaah Masjid Jannatul Ilmi Dusun Gares Desa Tasikmadu. Selain itu juga untuk ikut ‘ngalap berkah’ (tabarukan) banser dalam menjaga ulama, kyai dan NKRI.

 
Para anggota Banser Satkoryon Watulimo tersebut bertugas untuk PAM disekitar lokasi pengajian dan jalan raya yang dilalui jamaah dalam menghadiri peringatan maulid Nabi SAW. Sebelum Giat PAM terlebih dahulu diawali dengan Apel PAM yang dipimpin langsung oleh sahabat Murdiyanto (Ketua PAC GP Ansor Watulimo) beserta segenap jajaran Satkoryon dan Provost Banser Kecamatan Watulimo. Dari Jajaran Satkoryon dan Provost yang hadir diantaranya Komandan Suparli, Komandan Dasar, Komandan Maksum Asngari, Komandan Wiji Nuryani dan Komandan Makrus Ali. Sedangkan dari jajaran satkorkel yang hadir adalah satkorkel Watulimo (sahabat sujito beserta anggotanya), satkorkel Gemaharjo (sahabat Agus Salim beserta anggotanya) , satkorkel Slawe (sahabat Anis beserta anggotanya), satkorkel Dukuh (sahabat Basori beserta anggotanya), satkorkel Sawahan (sahabat Dedi beserta anggotanya), satkorkel Margomulyo (sahabat Muntholib beserta anggotanya), satkorkel Prigi (sahabat Dasar beserta anggotanya), satkorkel Karanggandu (sahabat Sholikan/Ahmad Rofiq beserta anggotanya) dan satkorkel Tasikmadu yaitu sahabat Abu Hanifah – Samsul Arifin.


Selain dari jajaran anggota Banser dan para kasatkor, hadir pula para pengurus Ranting Gerakan Pemuda Ansor yaitu sahabat Samsul Huda (Ketua GP. Ansor Ranting Watulimo), sahabat Sayudi (Ketua GP. Ansor Ranting Dukuh), sahabat Ahmad Misbachudin (Ketua GP. Ansor Ranting Sawahan), sahabat Masruiyatul Hikmat (Ketua GP. Ansor Ranting Margomulyo) dan sahabat Much. Muhyidin (Ketua GP. Ansor Ranting Tasikmadu).
 
Acara Pengajian dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara keseluruhan terlaksana dengan aman, tertib dan sukses dengan harapan semoga dengan peringatan Maulid ini sebagai bentuk mahabbah lirasulillah dan kita diakui sebagai umatnya yang berhak mendapat Syafa’atnya besuk dihari Kiamat. Aamiin (MY)
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung