Senin, 14 September 2020

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Gerakan Pemuda Ansor Ranting Gemaharjo

Ansor Watulimo News – Ahad, 13 September 2020 Pukul 19.00 WIB Gerakan Pemuda Ansor Ranting Gemaharjo Anak Cabang Watulimo mengadakan Rapat Kerja dengan Tema Evaluasi dan Konsolidasi Organisasi. Raker tersebut di gelar di Mushola “Al-Ikhlas” Dk. Thukul Desa Gemaharjo Kecamatan Watulimo tepatnya dekat rumah Sahabat H. Syukur (Ketua PR GP. Ansor Desa Gemaharjo).

Hadir dalam Raker tersebut segenap Pengurus Ranting Gerakan Pemuda Ansor Gemaharjo beserta segenap jajaran Satkorkel Banser Gemaharjo. Sebelum acara rapat diawali dengan sholat Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan amalan tawasulan/iftitah bersama.

Pada kegiatan Rapat Kerja Ranting Gemaharjo juga dihadiri oleh Ketua PAC GP. Ansor Watulimo saat ini yaitu Sahabat Murdiyanto yang didampingi oleh Pengurus Harian PAC lainnya yaitu Sahabat Muh. Rifa'i, Sahabat Mustarom dan Segenap Jajaran Satkoryon Banser Watulimo. Dalam Sambutannya Ketua PAC menyampaikan amanat organisasi yaitu penting dan perlunya untuk meningkatkan tertib administrasi. Mengingat kelemahan organisasi pada umumnya adalah kurang pedulinya terhadap administrasi yang tertib, tertata dan semakin professional.

Hal ini dikarenakan selain tuntutan dalam Pedoman Organisasi juga karena GP. Ansor berbeda dengan Banom-banom NU lainnya. Pada organisasi GP. Ansor ada sistem Akreditasi Organisasi yang mensinyalkan kepada para pengurus untuk lebih giat dan tertib dalam penataan administrasi secara baik dan benar.

Selain hal tersebut diatas, juga disampaikan beberapa hal terkait Program Kerja yang harus terus digiatkan dan diistiqomahkan. Mengingat beberapa bulan terakhir, kegiatan Ansor banyak yang tertunda dan terbengkalai akibat Wabah Covid-19 (Virus Corona) yang menghambat segala aktifitas manusia dalam bertemu dan berkumpul bersama. Program-program tersebut antara lain kegiatan Rijalul Ansor dan Kaderisasi yang sampai saat ini masih Vakum. 

Dipenghujung acara Ketua PAC juga berpesan, bahwa untuk saat-saat ini karena masih Era New Normal segala aktifitas harus tetap berpedoman pada Protokol Kesehatan yang telah ditentukan. (MY)
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung