Sabtu, 27 Maret 2021

Konferancab ; Momentum Menata Kader dan Evaluasi Sesuai Dengan Konstitusi Organisasi

Anwalin News - Reorganisasi adalah keharusan dalam sebuah organisasi. Dengan reorganisasi ini, menandakan bahwa organisasi tersebut mampu menunjukkan eksistensiya di tengah-tengah peradaban sosial. Di sisi lain, reorganisasi ini menjadi barometer terhadap laju pergerakan  organisasi. Dari sinilah sejatinya awal pergerakan dimulai. Menemukan dan mencetak kader militan yang siap sedia untuk melanjutkan perjuangan organisasi. Merumuskan, menetapkan dan memantapkan rumusan program kerja dan rekomendasi. Dengan adanya kedua komponen, yaitu kader militan organisasi dan ditunjang dengan rumusan-rumusan program kerja strategis  diharapkan tujuan serta cita-cita organisasi dapat tercapai dengan efektif dan efesien.


Oleh karena itulah, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Watulimo, pada hari Sabtu, tanggal 27 Maret 2021 M, yang bertepatan dengan tanggal 13 Sya’ban 1442 H, mengadakan kegiatan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) GP Ansor Kecamatan Watulimo ke-11 yang bertempat di MI Pakel Kec. Watulimo. Kegiatan ini mengusung tema, “Konsolidasi Internal Menuju Transformasi Organisasi Modern yang Dijiwai Nilai-nilai Ahlus Sunnah Wal Jama’ah”.

“Moment konferancab ini, merupakan waktu yang tepat untuk menata diri sebagai kader organisasi, mengevaluasi organisasi sesuai dengan amanah konstitusi organisasi. GP Ansor adalah organisasi yang besar, maka janganlah mlaku sak karepe dewe dan ilmu pokok’e.”, kutipan sambutan Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo, Sahabat Murdiyanto, S.Pd. S.Kom. di acara pembukaan Konferancab XI GP Ansor Kecamatan Watulimo.


Hal ini mengandung maksud bahwa GP Ansor sebagai organisasi terstruktur mulai dari tingkat ranting sampai dengan tingkat pusat memiliki garis instruksi yang jelas. Jadi tidak dibenarkan untuk bergerak tanpa adanya instruksi dari pemangku kebijakan. Selain itu gerak langkah dan perjuangan GP Ansor harus didasarkan dengan konstitusi organisasi. Tujuannya adalah agar perjuangan organisasi tetap berjalan sesuai dengan tujuan mulia pendiri organisasi.

Konferancab ini juga merupakan salah satu cara untuk mengapresiasi kinerja kepengurusan PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo periode tahun 2018 sampai dengan 2020. Apresiasi disampaikan setinggi-tingginya oleh Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Trenggalek. Melalui sambutannya mewakili Ketua PC GP Ansor Kabupaten Trenggalek, Sahabat Atho’ mengatakan bahwa kinerja dan prestasi dari PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo patut untuk mendapatkan apresiasi positif. Karena dari sebanyak 14 PAC yang ada di Kabupaten Trenggalek, PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo adalah PAC yang mendapat akreditasi A+ (A Plus) kedua pada tahun 2019 setelah PAC GP Ansor Kecamatan Munjungan. Tentu hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa, yang menandakan bahwa mulai dari segi administrasi sampai dengan pelaksanaan program kerja, itu sesuai dengan konstitusi organisasi.

Di acara yag dihelat dua tahunan inilah terdapat momen pemilihan kepengurusan organisasi yang baru. Segala persaingan mungkin untuk terjadi. Oleh karena itulah Sahabat Atho’ berpesan bahwa terjadinya persaingan dalam Konferancab ini adalah sesuatu hal yang wajar. Karena hal itu menandakan adanya dinamika dalam organisasi. Namun demikian, Kader Ansor harus menjunjung tinggi semangat kerukunan dan sportifitas demi terwujudnya tujuan Konferancab.

Konferancab tahun 2021 ini dibuka oleh Forkopimcam Watulimo yang dalam hal ini oleh Bapak Cikini dari Polsek Watulimo. Di sela-sela sambutannya beliau berharap bahwa Ansor harus tetap eksis menjadi organisasi kepemudaan yang cinta damai, menjadi penyejuk dan penebar kerukunan serta toleransi di tengah-tegah masyarakat. Selain itu keberadaan Ansor harus mampu menjadi pelopor gerakan sosial masyarakat. Misalnya, aktif dalam penanganan bencana, suplay air bersih waktu musim kemarau, dan sebagainya.


Sesuai dengan tema Konferancab kali ini, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo, berharap bahwa periode selanjutnya harus lebih taat pada konstitusi organisasi. Akreditasi harus dipenuhi agar kelak Gerakan ini menjadi lebih bermanfaat dan barokah.

Selamat ber-Konferancab. Semoga bisa mencetak generasi militan dan melahirkan program kerja strategis. Aamiin (DH)

 

Share:

Senin, 22 Maret 2021

Sanad keilmuan KH. Ma’ruf Amin


Sosok KH Ma’ruf Amin sudah dikenal masyarakat luas sebagai ulama yang ahli di bidang dakwah dan ilmu fiqih.

Tentu saja di balik itu, ia memperoleh ilmu tidak dari guru dan tempat sembarangan. Bahkan, ia dijuluki sebagai “Santri Kelana” yang selama mudanya gemar belajar dari satu tempat ke tempat yang lain. Sanad keilmuan Kiai Ma’ruf bersambung dengan jalur para ulama Nusantara yang mendirikan Nahdlatul Ulama (NU).
.
Pertama-tama, Kiai Ma’ruf belajar kepada ayahnya, Kiai Muhammad Amin, yang terkenal sebagai ahli fiqih. Kiai Amin belajar di Makkah selama 15 tahun, antara lain mengambil sanad keilmuan dari Sayyid Alawi Al-Maliki di Makkah.

Kiai Amin menjadi guru banyak kiai di seputar Banten, mengajarkan kitab Al-Mahalli, Tuhfah, Al-Muhadz-dzab, dan lain-lain. Lalu Kiai Ma’ruf belajar kepada kakeknya dari Ibu, Kiai Muhammad Ramli, yang mengambil sanad keilmuannya di Makkah, antara lain, dari Syekh Mahfuzh At-Tarmasi, ulama asal Tremas Pacitan yang menjadi guru para ulama NU. Kiai Ramli memberinya ijazah doa-doa yang diamalkan Kiai Ma’ruf sampai sekarang.

Lalu ia belajar sebentar di Perguruan Islam Citangkil, Cilegon, sebelum melanjutkan penjelajahan ilmunya ke Tebuireng, Jombang. Sepulang dari Tebuireng, Kiai Ma’ruf yang masih haus ilmu, belajar secara tabarrukan di tiga pesantren, yaitu di Caringin (Labuan Pandeglang), Petir (Serang), dan Pelamunan (Serang).
.
Setelah bermukim di Jakarta, ia melanjutkan pencarian ilmunya kepada Kiai Ahmad Mi’an dan Kiai Usman Perak di Masjid Al-Fudlola, sebuah masjid yang bersejarah di Tanjung Priok. Ia juga mengambil sanad keilmuan dari Habib Ali bin Husein Al-Attas yang dikenal sebagai Habib Ali Bungur.

Dengan kajian berbagai kitab yang komprehensif itu, Kiai Ma’ruf memiliki bekal yang matang dalam mengembangkan dirinya sebagai ulama. Perkembangan keilmuannya bahkan diakui oleh ayahnya sendiri. “Kalau ada ajaran bahwa seorang ayah boleh sungkem pada anaknya, maka saya akan menjadi orang pertama yang akan sungkem pada Ma’ruf,” 
ujar Kiai Amin.

SC : @nuonline_id
Share:

Pondok Pesantren di Jawa Timur Siap Terima Vaksinasi AstraZeneca

Sejumlah kiai dan para pengasuh pondok pesantren di Provinsi Jawa Timur menyatakan kesiapannya untuk memperoleh suntikan dosis vaksinasi AstraZeneca. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pernyataannya di Kabupaten Sidoarjo, pada Senin, 22 Maret 2021.

"Tadi pagi saya sudah bertemu dengan MUI Jawa Timur dan para kiai di Provinsi Jawa Timur mengenai vaksin AstraZeneca. Beliau-beliau tadi menyampaikan bahwa Jawa Timur siap diberi vaksin AstraZeneca dan segera akan digunakan di pondok-pondok pesantren yang ada di Jawa Timur," ujarnya.

Kepala Negara sangat mengapresiasi hal itu dan segera menginstruksikan Menteri Kesehatan untuk mendistribusikan vaksin AstraZeneca ke Jawa Timur dan provinsi-provinsi lain yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Timur, Hasan Mutawakkil Alallah, menjelaskan pendapat dan respons dari para kiai serta para pengasuh pondok pesantren di Jawa Timur mengenai penggunaan vaksin AstraZeneca di Indonesia. Menurutnya, vaksin AstraZeneca tersebut halal dan _tayyib_.

"Vaksin AstraZeneca ini hukumnya _halalan_ dan _tayyiban_ dan memang seharusnya untuk dimanfaatkan program vaksinasi pemerintah," ucapnya.

Vaksinasi massal yang diadakan oleh pemerintah tersebut memang bertujuan untuk menjaga jiwa dan keselamatan rakyat dari pandemi Covid-19 yang tidak hanya melanda Indonesia, tapi juga sebagian besar negara-negara di dunia.

"Tidak ada pemerintah yang akan mencelakakan rakyatnya sendiri," imbuh Hasan.

Ketua MUI Jawa Timur tersebut juga menyampaikan permohonan agar para santri, ustaz, ustazah, dan tokoh-tokoh keagamaan lainnya juga segera dapat memperoleh dosis vaksin tersebut.

"Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden apabila para santri juga para ustaz dan ustazah, hafiz dan hafizah, akan segera diberikan vaksin AstraZeneca ini dan kami bersyukur mudah-mudahan nanti dapat ditiru oleh komponen masyarakat lain," tandasnya.

Sidoarjo, 22 Maret 2021
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden
Share:

Minggu, 21 Maret 2021

Turba RTL GP. Ansor dan “TEMU SAPA” Kapolsek Watulimo di Ranting Ngembel


Anwalin News
– Ngembel (Sabtu, 20/03) Jajaran Pengurus Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Watulimo mengadakan Turba dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Diklatsar Banser dan PKD PAC GP. Ansor Watulimo di Ranting Ngembel. Rencana Tindak Lanjut tersebut dilaksanakan di Masjid Darul Ulum Desa Ngembel serta dikhususkan untuk alumni Diklatsar dan PKD dari Ranting Ngembel Kecamatan Watulimo.
.
Kegiatan RTL dan pembekalan diikuti oleh 42 anggota Banser Ranting Ngembel dari berbagai angkatan diklat. Selain kegiatan RTL juga dilaksanakan tasyakuran oleh Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Ngembel Kecamatan Watulimo atas semangat dan tercapainya pletonisasi satuan koordinasi kelompok Banser dari Ranting Ngembel.
.
Acara RTL dilaksanakan berkat kerjasama antara Pimpinan Ranting GP. Ansor Desa Ngembel, Pengurus NU Ranting Ngembel, Takmir Masjid Darul Ulum Ngembel dan Perangkat Desa Ngembel.

.
Selain acara Turba RTL oleh PAC GP. Ansor Watulimo, juga dilaksanakan kegiatan “TEMU SAPA” ta’arufan dengan Kapolsek Watulimo yang baru yaitu Bapak AKP. Suyono, SH., M.Hum. Bapak Suyono sebelumnya menjabat sebagai Kasatbinmas Polres Trenggalek yang kemudian ditugaskan sebagai Kapolsek Watulimo saat ini. Kapolsek Watulimo hadir di Desa Ngembel bersama Bhabinkamtibmas Desa Ngembel dan jajaran polsek Watulimo sebagai bentuk dan upaya untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan dimana sebentar lagi (pada tanggal 3 April 2021) Desa Ngembel akan mengadakan pesta demokrasi yaitu pemilihan kepala desa.
.
Kapolsek Watulimo menghimbau kepada segenap lapisan masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan, ketertiban dan keamanan lingkungannya. Selain itu juga, mengingat saat ini masih musim pandemi covid-19 ia berpesan agar warga masyarakat tetap disiplin dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.
.
Lebih lanjut perwira kelahiran Probolinggo ini menyatakan kebahagiaannya bahwa kepolisian selalu bisa bermitra dengan Ansor dan Banser. Menurutnya NU adalah salah satu ormas terbesar di Indonesia sehingga Ansor-Banser harus menjadi garda terdepan bersama TNI dan Polri dalam mengawal NKRI dari paham-paham yang hendak melunturkan asas Pancasila serta mengaburkan makna Bhineka Tunggal Ika.


Dipenghujung acara RTL, diisi dengan serah terima SK Pengurus GP. Ansor Ranting Ngembel oleh PAC GP. Ansor Watulimo yang dilanjutkan dengan penyerahan Sertifikat dan KTA untuk Banser yang telah Lulus Diklatsar angkatan XXI yang dilaksanakan di MI Watuagung pada tahun 2020 lalu.
.
Sebelum serah terima sertifikat dan KTA tersebut didahului dengan pembekalan oleh sahabat Murdiyanto selaku Ketua PAC. Ia mengingatkan kembali akan Baiat yang telah diucapkan oleh segenap Banser yang telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar serta menegaskan kembali akan jati diri banser dan harus tetap loyal dan satu komando dengan Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor disegala tingkatannya. (Admin-My)
Share:

Sabtu, 20 Maret 2021

KARTANU - Kartu Anggota Nahdlatul Ulama

Kartanu adalah akronim dari Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama. Kartu ini merupakan kartu identitas yang dimiliki oleh setiap warga NU. kehadiran Kartanu dimaksudkan bukan hanya hadir sebagai penanda atau identitas saja, namun lebih dari itu Kartanu terus dikembangkan dalam rangka memudahkan warga NU dan juga sekaligus sebagai sebuah bentuk khidmat dan pelayanan keummatan. Perkembangan teknologi di era digital mendorong kami sebagai pengurus NU untuk mengembangkan kartu tersebut menjadi Elektronik Kartanu (E-Kartanu). Kini E-Kartanu dapat di download melalui akun Google Palystore.


Elektronik Kartanu atau disingkat dengan E-Kartanu, menjadi bagian dari tuntutan kemajuan teknologi yang hari ini tidak dapat dipisahkan dengan aktifitas manusia di era revolusi 4.0 atau era digital. oleh karena itu untuk memudahkan warga NU membuat kartu dan merapihkan data base warga NU, dibawah naungan PBNU yang bekerjasama dengan PT. Tujjar Gung Persada, kami membangun flatform aplikasi sebagai solusi mempercepat pembuatan kartu dan merapihkan database warga NU.

Selain fitur pembuatan kartu, e-kartanu juga memiliki beberapa fitur lainnya seperti PPOB, Marketplace dan crowdfounding yang akan memudahkan warga NU untuk melakukan kebaikan dan membantu sesama manusia. PPOB yang kami hadirkan untuk warga NU adalah kemudahan untuk bertransaksi membeli pulsa dari berbagai provider yang ada di Indonesia, melakukan Top Up listrik pasca bayar, membayar tagihan listrik, melakukan top up e-money, membayar tagihan internet, BPJS, dan banyak lagi yang lainnya dan akan dikembangkan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan warga NU . setidaknya ada empat garis besar di kartanu :

Database Warga NU
Meliputi segala data warga NU seperti identitas warga, profesi, pendidikan, penghasilan dan induk organisasi. Dengan aplikasi tersebut, warga NU akan mendapatkan kartu NU resmi dengan mendownload dan mengisi formulir yang telah disediakan oleh aplikasi kartanu dan mendapatkan persetujuan dari pihak NU, hal tersebut bertujuan untuk merapihkan database warga NU. Database tersebut sangat penting untuk mengorganisir dan profiling warga NU agar dapat dikaji sebagai bahan untuk saling memberdayakan dan memajukan warga NU ke depannya.
Tabungan Masa Depan
Berbagai macam bentuk tabungan seperti Tabungan zakat, Tabungan kurban, Tawaf, Tabungan haji dan umroh, infaq & Sodaqoh dan banyak lagi yang lainnya untuk memperbanyak amal ibadah sebagai bekal di akhirat. Selain perapihan database, aplikasi ini memudahkan bagi setiap warga NU untuk melakukan kebaikan secara cepat dan mudah. Hadirnya aplikasi ini akan melengkapi kegiatan crowdfounding yang sudah berjalan di PBNU.


Alat Pembayaran
Sebagaimana sudah disinggung diatas, aplikasi kartanu juga menyediapakan fitur PPOB yang meliputi Pembayaran Listrik, Pembayaran Air, Pembelian Pulsa, Paket Internet, BPJS, tagihan Telkom dan akan mengembangkan beberapa fitur dalam menciptakan ekosistem kebutuhan warga NU.
Market Place

Dalam rangka menjaga komitmen PBNU dalam mengembangkan UMKM bagi warga NU, kami menyiapkan fitur marketplace sebagai bagian dari ikhtiar NU untuk membangkitkan UMKM dikalangan NU. Hal ini akan menjadi menarik jika setiap warga NU dapat membeli produk proudk dari kalangan NU lainnya, dari NU, oleh NU dan untuk NU.

Adapun visi misi kartanu adalah :

Visi : Menjadikan aplikasi kartanu yang siap melayani kebutuhan warga NU dan masyarakat Indonesia dalam menjawab tantangan hidup kekinian.

Misi :
1. Melakukan inovasi teknologi sebagai unsur pemenuhan kebutuhan warga NU dan masyarakat Indonesia.
2. Mempermudah beramal hanya dengan satu aplikasi dan terdistribusikan dengan baik kepada para warga NU yang membutuhkan..
3. Merapihkan dan mendata setiap warga NU yang ada di dalam maupun luar negeri.



Sumber : Aplikasi KARTANU di PlayStore
Share:

Kamis, 18 Maret 2021

Pelatihan Jurnalistik Dasar dan Pembuatan Website oleh PAC GP. Ansor Watulimo


Anwalin News
– Watuagung (Rabu, 18/03/2021) Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Watulimo mengadakan Pelatihan dan Bimtek Jurnalistik Dasar dan Pembuatan Website untuk sekolah dan Organisasi. Pelatihan tersebut bersifat terbatas mengingat saat ini masih musim Pandemi Covid-19 dan harus tetap mentaati Protokol Kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan). Selain itu juga mempertimbangkan ketersediaan internet/wifi terkait dengan speed dan bandwithnya.
.
Pelatihan Jurnalistik Dasar dan Pembuatan Website sekolah dan organisasi tersebut terlaksana berkat kerjasama dengan kepala sekolah MI Watuagung yang sekaligus sebagai ketua panitia pelaksana pelatihan/bimtek. Dalam sambutannya ketua panitia, yaitu bapak Mustarom, S.Pd.I sangat mendukung dan berterima kasih jika sekolah/madrasah yang dipimpinnya sering digunakan untuk acara oleh keluarga besar Nahdlatul Ulama beserta banom-banomnya. Dengan harapan semoga dengan sering adanya kegiatan di sekolah yang ia pimpim keberkahan dari Organisasi Nahdlatul Ulama dan dari para muassis NU harapannya bisa tercurahkan kepada semua keluarga besar MI Watuagung terutama kepada segenap Dewan Asatidz/dzah dan para siswa/santri MI Watuagung.


Bertindak sebagai Pemateri/Nara sumber pada pelatihan dan bimtek jurnalistik serta pembuatan website adalah sahabat Murdiyanto yang juga merupakan Ketua PAC GP. Ansor Watulimo saat ini. Dalam pengantar sambutannya kang Myanto begitu panggilan akrabnya; menyampaikan bahwa kelemahan kita dalam mengelola berita dan publikasi segala kegiatan adalah kurangnya kepedulian pengurus dan personil dalam bidang jurnalistik dan informatika. Sebagian menganggap hal tersebut “tidaklah penting”, padahal dalam dunia IT (globalisasi) saat ini sebuah organisasi dituntut harus mempu ikut berjihad melalui media masa dan media online.
.
“Setiap (calon) wartawan wajib memahami dan menguasai dasar-dasar jurnalistik (basics of journalisme) agar menjalankan aktivitas jurnalistik dengan baik dan benar. Wartawan profesional tidak sekadar "bisa nulis berita", tapi juga memahami dan menaati aturan yang berlaku di dunia jurnalistik, terutama Kode Etik Jurnalistik. Jika ada keluhan tentang kinerja wartawan, misalnya tulisannya "asal" atau beritanya "ngawur" --dari segi penulisan ataupun dari segi substansi, kemungkinan besar sang wartawan belum/tidak memahami dan menguasai dasar-dasar jurnalistik. Bisa jadi, ia menjadi wartawan hanya bermodal "bisa nulis", tidak punya bekal dasar-dasar jurnalistik sebagaimana peserta pelatihan atau mahasiswa jurnalistik” begitu pungkasnya.

Sebagian Peserta Pelatihan dan Bimtek Jurnalistik - Website

Selain pelatihan jurnalistik dasar, juga dilaksanakan pelatihan pembuatan website untuk sekolah dan organisasi. Hal tersebut dikandung maksud, setelah faham akan jurnalistik seseorang dapat mengelola berita/informasinya melalui media Online yaitu Website atau Blog. Sehingga dengan adanya pemahaman jurnalistik seseorang dapat menyalurkan pengetahuannya melalui website sekolah maupun organisasi yang diikutinya.
.
Kegiatan Pelatihan Jurnalistik Dasar dan Pembuatan Website diikuti oleh sekitar 20 orang yang merupakan perwakilan/utusan dari GP. Ansor, Sekolah/Madrasah, IPNU dan IPPNU. Acara dimulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 15.30 WIB. Alhamdulillah, secara keseluruhan kegiatan pelatihan dan bimtek berjalan dengan lancar, aman dan sukses. Semoga dengan adanya pelatihan jurnalistik dasar dan pembuatan website tersebut dapat memotivasi pengurus/personil organisasi dalam mengelola pemberitaan di media masa maupun media-media online lainnya. (Admin-My)
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung