Kamis, 22 April 2021

Safari Ramadhan Ke-4 PAC GP Ansor Watulimo, Ketua MUI: Ramadhan Mementum Tepat Untuk Meningkatkat Kualitas Ibadah

 

Anwalin News- Rabu, 21 April 2021, turba ke-4 Safari Ramadhan PAC GP Ansor Watulimo bersama Forkopimcam (Camat , Polsek , Koramil) Watulimo, MWC NU Watulimo, MUI Kecamatan Watulimo, KUA Keamatan Watulimo, PAC JQH Kecamatan Watulimo, PAC IPNU-IPPNU digelar di Masjid al-Hidayah Desa Ngembel Kecamatan Watulimo.

Dalam Safari Ramadhan kali ini, tersusun dari beberapa acara yaitu: pembukaan, sambutan takmir Masjid al-Hidayah, sambutan PAC GP Ansor Watulimo, sambutan Forkopimcam yang dalam hal ini oleh pihak Polsek Watulimo, serta acara inti yaitu mau’idhah hasanah yang disampaikan langsung oleh Ketua MUI Kecamatan Watulimo, dan acara ditutup dengan do’a.

Dalam sambutan pembukanya Bapak K. Ketua Takmir Masjid al-Hidayah Desa Ngembel, Bapak K. Mukarom mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh tim Safari Ramadhan menjadi tuan rumah diselenggarakannya Safari Ramadhan 1442 H di Desa Ngembel kali ini. Terbesit harapan kepada tim Safari Ramadhan agar kegiatan ini membawa manfaat serta dapat meningkatkan iman jama’ah masjid al-Hidayah. Selain itu kegiatan yang diagendakan tiap tahun ini bisa menjadi sarana silaturrahim, mempererat ukhuwah Islamiyah antara jama’ah, pengurus ormas keagamaan serta dengan pemerintah yang dalam hal ini Forkopimcam Watulimo.

Di Ramadhan 1442 H, kegiatan Safari Ramadhan terbentuk menjadi sebuah tim, yang terdiri dari ormas keagamaan, MUI Kecamatan Watulimo, KUA Kecamatan Watulimo, dan Forkopimcam Watulimo. Hal ini sesuai dengan hasil dari koordinasi yang dilakukan oleh PAC GP Ansor Watulimo dengan Kapolsek Watulimo. “Bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda tahunan dari program kerja PAC GP Ansor Watulimo. Namun pelaksanaanya di Ramadhan tahun ini berbeda dengn tahun-tahun sebelumnya. Yaitu pada kali ini Safari Ramadhan PAC GP Ansor Watulimo, tergabung menjadi satu tim bersama dengan MWC NU Watulimo, Forkopimcam Watulimo, MUI Kecamatan Watulimo, KUA Kecamatan Watulimo.”, ungkap Devid Hariyanto, mewakili sambutan dari Ketua PAC GP Ansor Watulimo.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ini (24 April 2021), PAC GP Ansor Watulimo akan menggelar perayaan Harlah GP Ansor yang ke-87 tahun. “Dalam perayaan harlah kali ini, PAC GP Ansor Watulimo akan mengadakan acara santunan kepada anak yatim piatu serta kepada para dhuafa’. Adapun rencana perincian santunan tersebut yaitu: yatim piatu sebanyak 5 orang, yatim/piatu 41, dan dhuafa’ 17 dengan nominal masing-masing sekitar Rp. 300.000. Namun secara teknik pelasanaannya, santunan tersebut bisa saja dilakukan tersebar di beberapa titik PR GP Ansor se-Kecamatan Watulimo. Oleh karena itulah, Kami mohon restu serta keikhasan bantuannya kepada para aghniya’ khususnya warga masyarakat Desa Ngembel demi terlaksananya kegiatan tersebut.”, pungkasnya.

Di pihak lain dari sambutan Kapolsek Watulimo, yang dalam hal ini diwakii oleh Bapak Cikini mengatakan bahwa masih adanya pandemi ini, segala aktivitas harus dibatasi, bukan dilarang. Adanya pembatasan tentang kapasitas 50% tempat yang digunakan, sampai dengan pelaksanaan disiplin protokol kesehatan 5M. Selain itu beliau juga menjelaskan beberapa poin kesepakatan bersama antara Forkopomcam, Ormas keagamaan serta beberapa komunitas sosial yang telah disetujui bersama pada pertemuan yang lalu. Adapun diantaranya yaitu:

1.      Penggunaan speaker (pengeras suara) pada saat tadarus di masjid-musholla dibatasi sampai jam 21.00 WIB. Selanjutnya tadarus diperbolehkan menggunakan speaker dalam.

2.      Membangunkan orang lain waktu sahur (ronda) tidak boleh menggunakan sound system dan diakukan secara keliling. Diperbolehkan ronda denngan menggunakan alat musik tradisional.

3.      Takbir keliling menggunakan kendaraan bermotor dilarang. Diperbolehkan takbir keliling berjalan kaki dengan jarak tempuh sekitar perkampungan.

4.      Dilarang membunyikan petasan.

5.      Dilarang menyalakan balon udara.

Selanjutnya beliau berpesan kepada masyarakat sekitar. Pertama, untuk selalu menjaga dan melestarikan stabilitas kabtibmas di Desa Ngembel di bulan suci ini khususnya, agar nantinya dapat meningkatkan kekhusukan ibadah di Buan Ramadhan. Yang kedua, dimohon untuk tetap melaksnakan disipin protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas.

Di acara puncak Safari Ramadhan kali ini adalah mau’idhah hasanah yang disampaikan langsung oleh Ketua MUI Kecamatan Watulimo, Bapak K.H. Imam Musaji. Secara garis besar Beliau menyampaikan pesan bahwa dalam momen Bulan Ramadhan ini merupakan waktu yang sangat tepat untuk meningkatkan iman dan  kualitas serta kuantitas ibadah. Karena ada dua manfaat ibadah di Bulan Ramadhan ini. Pertama, akan diampuni disa-dosa yang teah lalu. Dan yang kedua adalah akan dilipatgandakannya pahala dari ibadah yang dilakukan oleh seorang muslim.(dh)

Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung