Senin, 31 Agustus 2020

GP. Ansor Ranting Margomulyo adakan Rapat Anggota

Ansor Watulimo News - Ahad, 30 Agustus 2020 bertepatan dengan tanggal 12 Muharram 1442 H, Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Margomulyo Kecamatan Watulimo mengadakan Kegiatan Rapat Anggota / Konferensi Ranting. Kegiatan tersebut bertempat di Masjid Al-Barokah Desa Margomulyo Kecamatan Watulimo dan dihadiri oleh seluruh Pengurus Ranting beserta Anggota GP. Ansor - Banser se Desa Margomulyo.

Pada Rapat Anggota tersebut hadir dari PAC GP. Ansor Watulimo sahabat Murdiyanto selaku ketua PAC yang didampingi oleh Sahabat Endri Supriyo (sekretaris PAC) dan juga beberapa jajaran Pengurus PAC Gerakan Pemuda Ansor dan Satkoryon Banser Watulimo. Dalam sambutannya ketua PAC berpesan kepada seluruh undangan utamanya kader Ansor / Banser, bahwa dalam sebuah Gerakan / Barisan kita harus semakin solid, kompak dan satu komando dalam kebijakan organisasi. 

"Sebagai kader atau bagian dari Organisasi yang besar, yaitu GP. Ansor; kita harus loyal terhadap organisasi, harus patuh dan taat pada peraturan organisasi serta tentunya harus satu komaando dengan pimpinan kita" itu pungkasnya.

Selain dihadiri oleh Jajaran anggota Ansor, juga hadir dari Pengurus Nahdlatul Ulama Ranting Margomulyo dan bapak Kepala Desa Margomulyo yaitu Sahabat Kamali Ali, SH. yang mana beliau juga sebagai Penasehat PAC GP. Ansor Watulimo.

Pada puncaknya acara Rapat Anggota setelah prosesi pemilihan Calon Ketua Ranting, alhamdulillah mandat dan amanat Rapat Anggota memilih, menentukan dan menyepakati Sahabat Masruiyatul Hikmat sebagai Ketua terpilih untuk masa khidmah 2020-2021. (MY)
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung