Rabu, 25 November 2020

Gerakan Pemuda Ansor Ranting Sawahan Perdana Adakan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor

Anwalin News – Sawahan (24/11) Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Sawahan menggelar Lailatul Ijtima’ yang sekaligus Pembukaan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Baiturrohman Dukuh Tenggong Desa Sawahan Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.
 
Kegiatan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor merupakan yang perdana dan pertama kalinya dilaksanakan oleh Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Sawahan yang sebelumnya sudah ada kegiatan namun masih bersifat ijtimaan dan turba rutin ke masjid/mushola yang ada di Desa Sawahan.
 
Hadir dalam kegiatan tersebut segenap Pengurus Gerakan Pemuda Ansor Ranting Sawahan, para Pengurus Nahdlatul Ulama Ranting Sawahan, Para Remaja Masjid, dan para Jamaah Masjid Baiturrohman Dukuh Tenggong Desa Sawahan. Selain itu kegiatan lailatul ijtima’ Ranting Sawahan juga dihadiri oleh Jajaran Pengurus dari PAC GP. Ansor Watulimo beserta tim Media Ansor Watulimo Online (Anwalin).

 
Kegiatan MDS-RA diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Tamin, S.Pd.I  selaku Pembina Gerakan Pemuda Ansor Ranting Sawahan yang juga Pengurus Nahdlatul Ulama Desa Sawahan. Setelah selesai acara Tahlil dan Doa Bersama, dilanjutkan sambutan oleh Pengurus Takmir Masjid Baiturrohman yang diwakili oleh Ustadz Tamin yang mana beliau juga merupakan salah satu dari jajaran Pengurus Takmir Masjid Baiturrohman tersebut.
 
Selesai sambutan dari takmir masjid, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Sawahan, yaitu Sahabat Ahmad Misbachudin selaku ketua terpilih dari Rapat Anggota yang dilaksanakan beberapa bulan lalu. Sahabat Ibah (panggilan akrabnya dari sahabat ketua) menyampaikan kepada para kader ansor dan juga remaja masjid Desa Sawahan untuk merapatkan barisan dalam sebuah organisasi GP Ansor dalam memulai berkhidmah dan berjuang bersama dalam menjaga dan menegakkan ideologi ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyah.

 
Puncak acara ijtimaan dan MDS-RA Ranting Sawahan diisi pembekalan oleh Sahabat Murdiyanto selaku Ketua PAC GP. Ansor Watulimo saat ini. Pada awal sambutannya, sahabat Murdiyanto memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pengurus Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Sawahan yang beberapa minggu lalu (tanggal 13 s.d. 15 November 2020) mengirimkan kader terbaiknya untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser yang diselenggarakan oleh Satkoryon – PAC GP. Ansor Watulimo di MI Watuagung. Kader Ansor Desa Sawahan yang dikirimkan untuk mengikuti Diklatsar Banser tersebut berjumlah 8 personil dan Alhamdulillah dinyatakan Lulus semuanya. Dengan pedelegasian kader untuk mengikuti Diklatsar tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi kepada generasi muda / remaja masjid yang ada di Desa Sawahan untuk bergabung di organisasi Gerakan Pemuda Ansor.


Pada kesempatan yang sama Ketua PAC juga menyampaikan tentang permasalahan yang rentan terjadi disebuah organisasi, yaitu kurangnya peduli dan tertib administrasi dalam penataan dan manajemen organisasi. Sehingga dari kekurangpedulian terhadap tertibnya administrasi tersebut, organisasi (dalam hal ini GP. Ansor) tidak bisa terarah dan terukur dalam pencapaian maksud dan tujuan organisasi Gerakan Pemuda Ansor. Selain itu juga disinggung terkait Program Kerja tahunan Organisasi Gerakan Pemuda Ansor Ranting Sawahan. Mengingat selama ini banyak kepengurusan GP. Ansor yang belum menetapkan garis-garis besar Program Kerja Organisasi. Dari hal yang demikian itu menjadikan perjalanan organisasi kurang stabil (dinamis) dalam berkegiatan, sehingga kegiatan-kegiatan yang tercipta banyak yang bersifat insidental (mendadak) tanpa adanya program yang ditetapkan.

 
Diakhir sambutannya, ketua PAC berpesan kepada segenap jajaran Pengurus Gerakan Pemuda Ansor Desa Sawahan untuk terus solid dan kompak, serta istiqomah dalam berkegiatan sehingga kedepan GP. Ansor Ranting Sawahan bisa semakin maju, tertata manajemen organisasi/administrasinya dan para pengurus/kadernya menjadi professional dalam berorganisasi.


Kegiatan Lailatul Ijtima’ dan MDS-RA Desa Sawahan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Kyai Suyono yang merupakan Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama Desa Sawahan Kecamatan Watulimo. Selesai MDS-RA, acara dilanjutkan dengan diskusi seputar organisasi GP. Ansor Ranting Sawahan bersama para Pengurus dan dipandu oleh ketua PAC GP. Ansor Watulimo yang membicarakan terkait kelangsungan kegiatan rutin ranting serta hal-hal pokok yang bersinggungan dengan organisasi. Semoga dengan pembukaan perdana kegiatan MDS-RA Ranting Sawahan tersebut bisa menjadikan penyemangat para kader ansor yang ada di Desa Sawahan dan kegiatan Ijtimaan MDS-RA bisa dilaksanakan secara rutin (istiqomah) setiap satu bulan sekali dengan tempat/lokasi yang berbeda-beda demi syi’arnya organisasi Gerakan Pemuda Ansor secara menyeluruh. (MY)

Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung