Senin, 15 November 2021
MAJELIS TAHKIM (DEWAN ETIK) MUKTAMAR KE-34 NU
Tinjau Lokasi Muktamar NU, Prof Nuh: Panitia Harus Kompak Bersinergi
Sabtu, 06 November 2021
Bupati Pasuruan yang Juga Komandan Banser Jatim Dapat Penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2021 Berkat Vaksinasi Kolaborasi
![]() |
| Caption foto : Bupati Pasuruan, Gus Irsyad (tiga dari kiri) berfoto bersama kepala daerah lain dan Menteri Agama Ya'qut Cholil Qoumas (empat dari kiri) yang mendapat penghargaan dari MNC Portal Indonesia |
Sabtu, 23 Oktober 2021
Ansor Jatim Didik Kader Melalui Madrasah Cyber Gelombang Dua
Anwalin News - Mojokerto (23/10/2021) Digitalisasi dan Cyber dalam kehidupan sekarang tidak bisa terpisahkan, dengan menerjemahkan tantangan itu, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur tak tinggal diam, menggembleng kadernya melalui Madrasah Cyber.
Inovasi yang
diklaim pertama di Indonesia tersebut, bergandeng tangan dengan Universitas
Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Yang nantinya kader ansor seluruh Jawa Timur
tersebut akan digembleng terkait cyber, dengan materi orientasi, literasi
digital, gerakan media sosial, desain grafis, jurnalistik, website, hingga big
data.
Sebelumya,
Madrasah Cyber yang mengambil tema Digital Literacy For University-Community
Engagement, digelar pertama pada 17 September 2021, selang satu bulan kemudian
gelombang dua pada tanggal 22 oktober 2021 baru bisa digelar.
Dalam
sambutanya Habib Mahdi Khered Wakil Ketua Bidang Cyber ITE Ansor Jawa Timur,
menuturkan bahwasanya, informasi terhadap Media Cyber Ansor ini, harus tersebar
luas sampai dengan ranting-ranting, dalam kegiatan itu dihadiri oleh separuh
lebih Kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Timur.
“Gelombang
pertama menjadi tranding topic, di Nasional, dalam gelombang kedua ini saya
ingin larinya lebih kencang untuk sahabat-sahabat, karena beban dipundak
sahabar semua akan berat jika cuman jalan saja, setelah pelatihan ini nantinya
juga akan menularkan ilmu-ilmu kepada Sahabat Ansor yang ada di Kabupaten
Masing-masing,” terangnya saat membuka acara di Mojokerto.
Dirinya
mengaku, bahwasanya era digitalisasi ini memiliki dua aspek positif dan negatif,
analoginya adalah bisa memecah belah umat manusia, dan bisa menyatukan umat
manusia. Nanti sahabat semua akan mendapatkan pelajaran tentang dunia sosial
atau dunia cyber.
“Saya
berterimakasih kepada UIN Sunan Ampel Surabaya, tentang gandeng tangan erat
bersama Ansor ini membuktikan pendirinya memang betul warga Nahdliyin,”
tambahnya.
Harapnya,
terselenggaranya Madrasah Cyber yang mengambil tema Digital Literacy For
University-Community Engagement, menumbuhkan embrio baru bagi kader Ansor dalam
menerjemahkan tantangan zaman.
“Semoga dapat
diikuti dan difahami secara betul-betul, sehingga nanti informasi penting,
mengenai madrasah cyber ini bisa ditularkan hingga ranting,” ujarnya.
Sementara
Wakil Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Abdul Muhid, menjelaskan bahwasanya
dengan adanya madrasah cyber ini penting untuk menjawab tantangan zaman. Baik
sebagaia kader Gp Ansor maupun sebagai Mahasiswa.
“Apalagi
eranya milenial, sahabat Gp Ansor maupum Mahasiswa mampu beradaptasi cepat
tentang perkembangan zaman, seperti literacy digital hal komponen yang tidak
bisa kita tinggalkan dalam dunia cyber,” tegasnya.
Dengan diklat
cyber ini tujuan kita memang sama, bagaimana bisa mempertahankan Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan mempertahankan Kemerdekaan.
“Semoga, bisa
terus bergandeng tangan untuk menyebar manfaat antara sesama dan khususnya demi
NKRI,” tandas Wakil Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya.
Kamis, 14 Oktober 2021
KETUA UMUM PBNU DARI MASA KE MASA
Minggu, 10 Oktober 2021
Pembukaan Safari Maulidur Rasul PAC GP. Ansor Watulimo
Anwalin News – Gemaharjo (09/10) Bulan Rabi’ul Awal adalah bulan yang sangat dimuliakan oleh umat muslim yang ada di seluruh dunia. Tentunya bukan tanpa alasan, karena pada bulan Rabi’ul Awal inilah Nabi Muhammad SAW dilahirkan ke dunia ini. Tepatnya pada hari senin, 12 Rabiul awal di tahun Gajah.
Bulan
Rabiul Awal menjadi bulan untuk mengungkapkan akan kecintaan kita dan
kegembiraan dengan adanya (lahirnya) baginda Rasulullah SAW. Bahkan bukan hanya
orang muslim saja yang mendapatkan kegembiraan tersebut. Orang kafir sekaligus
akan mendapatkan manfaat dengan kegembiraan tersebut.
Dalam hadits riwayat Imam al-Bukhori dikisahkan saat Tsuwaibah yakni
budak perempuan dari Abu Lahab yang menyampaikan kabar gembira mengenai kelahiran
bayi yang sangat mulia dan Abu Lahab segera memerdekakan Tsuwaibah sebagai
bentuk dari wujud tanda cinta dan kasih. Karena kegembiraannya tersebut, pada
hari kiamat kelak, siksa atas dirinya akan diringankan pada setiap hari senin.
Bulan Rabiul Awal juga menjadi bulan untuk mengembalikan keteguhan cinta kita kepada Rasulullah SAW. Bagi setiap orang mukmin, kecintaan pada Rasulullah SAW adalah merupakan satu kewajiban dan salah satu cara untuk meningkatkan sebuah keimanan dan taqwa. Kecintaan pada Rasulullah SAW juga harus berada di barisan yang lain dan harus melebihi segalanya bahkan pada keluarga atau diri sendiri. Dalam sebuah hadits diterangkan : “Tidak sempurna iman salah satu diantara kamu sehingga aku lebih dicintai olehnya daripada anaknya, orangtuanya dan seluruh manusia.” (HR. Bukhari Muslim)
Dibulan Rabiul Awal atau bulan
peringatan Maulid Nabi dianjurkan untuk Bersholawat atas Nabi, dan di anjurkan
untuk memperbanyak bacaan sholawat nabi. Dalam Al-Qur’an surah al-ahzab
ayat 56 Allah SWT berfirman yang artinya: “Sesungguhnya Allah dan para
malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Wahai orang-orang yang beriman!
Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan
kepadanya”. Dari ayat di atas dapat diartikan bahwa di anjurkan bagi umat Islam
untuk bersholawat kepada nabi sebagai makna penghormatan kepadanya.
Sebagai bentuk rasa syukur dan
kebahagiaan atas datangnya bulan Rabi’ul awal, Pengurus PAC GP. Ansor Watulimo
pada tahun ini (2021) menggelar kegiatan Safari Maulidur Rasul dan Turba Maulid
se-wilayah Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Pada hari Sabtu, 09 Oktober
2021 bertepatan dengan tanggal 3 Rabi’ul Awal 1443 hijriyah, PAC mengawali
safari turbanya yang sekaligus pembukaan kegiatan ditempatkan di rumah sahabat
Murdiyanto (Ketua PAC GP. Ansor Watulimo). Kegiatan Safari Maulidur Rasul diisi
dengan pembacaan sholawat al-barzanji natsar dan nadhom yang diikuti oleh
segenap jajaran pengurus PAC, MDSRA, pengurus Ranting se-Kecamatan Watulimo dan
Crew Media Anwalin PAC GP. Ansor Watulimo.
Sebelum pembacaan Maulid Al-Barzanji,
kegiatan Safari diisi dengan Prakata/Sambutan pengantar dari sahabat Mustarom
selaku Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC GP. Ansor Watulimo.
Sahabat Mustarom menyampaikan beberapa point penting terkait kegiatan MDSRA dan
sekaligus membuka turba/safari maulidur rasul yang akan dilaksanakan secara
bergilir dan berkeliling sewilayah Kecamatan Watulimo. Setelah itu kegiatan
diisi dengan menyanyikan Mars Syubbanul Wathon dan Mars GP. Ansor yang diteruskan
dengan pembacaan Maulid al-Barzanji oleh sahabat Samsul Huda (Ketua Pimpinan Ranting
Gerakan Pemuda Ansor Desa Watulimo) dan beberapa kader ansor yang lainnya
dengan cara silih berganti dalam membaca maulid al-barzanji tersebut. Selanjutnya
pada pembacaan doa maulid dipimpin oleh sahabat Masngat; Ketua Pimpinan Ranting
Gerakan Pemuda Ansor Desa Slawe yang sekaligus juga wakil ketua MDSRA – PAC GP.
Ansor Watulimo.
Selepas pembacaan Maulid al-Barzanji, acara diisi oleh sahabat Murdiyanto selaku Ketua PAC GP. Ansor Watulimo. Kang Myanto (begitu panggilan akrabnya) menyampaikan beberapa agenda kedepan terkait dengan Program Kerja yang akan dilaksanakan oleh PAC GP. Ansor Watulimo Kabupaten Trenggalek. Program tersebut diantaranya pelaksanaan peringatan Hari Santri Nasional, Kemah Bhakti Sumpah Pemuda, Ziarah Auliya/Muassis NU, dan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021. Selain itu juga disinggung terkait rencana pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Diklatsar Banser (dalam pembahasan lebih lanjut).
Alhamdulillah secara keseluruhan acara
terlaksana dengan lancar, aman, penuh kekhidmatan dan sukses dengan harapan
semoga dengan pembukaan Safari Maulidur Rasul yang akan dilaksanakan secara
rutin tersebut dapat menambah rasa mahabbah kepada baginda Nabi Muhammad SAW
dan juga sebagai momentum meneladani perjuangan Rasulullah yang pada akhirnya
kita diakui sebagai ummatnya yang berhak mendapatkan syafa’atnya besuk dihari
kiamat. Aamiin (MY)







