Sabtu, 09 Agustus 2025

MWC NU Watulimo Apresiasi dan Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Sahabat Muh. Afif Wahyudin sebagai Ketua PAC GP Ansor Watulimo 2025–2028


NU Online Watulimo – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Watulimo memberikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sahabat Muh. Afif Wahyudin sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Watulimo masa khidmat 2025–2028.

Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua MWC NU Watulimo, Kyai Leif Sulaiman, M.Pd., pada saat menerima kunjungan silaturahim dari Ketua PAC Demisioner bersama Panitia Konferancab ke-XIII dan ketua terpilih dikediaman beliau. Dalam kesempatan tersebut, Kyai Leif menegaskan bahwa terpilihnya Sahabat Afif merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat khidmat kepada jam’iyah dan umat.

“Atas nama keluarga besar MWC NU Watulimo, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Sahabat Muh. Afif Wahyudin. Semoga amanah ini mampu dijalankan dengan baik, menjadi pemimpin yang istiqamah, visioner, serta mampu menjaga dan memperkuat ukhuwah di tubuh Ansor dan Banser,” ungkap Kyai Leif Sulaiman.


Selain itu, MWC NU Watulimo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Sahabat Murdiyanto, Ketua PAC GP Ansor Watulimo masa khidmat 2023–2025, atas dedikasi, kerja keras, dan pengabdiannya selama memimpin organisasi.

“Jasa dan kiprah Sahabat Murdiyanto selama memimpin PAC GP Ansor Watulimo sangat kami apresiasi. Beliau telah menjadi teladan dalam pengabdian dan membangun sinergi dengan berbagai pihak. Semoga semua yang telah beliau lakukan menjadi amal jariyah di sisi Allah,” tambah Kyai Leif.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru, MWC NU Watulimo berharap PAC GP Ansor Watulimo dapat semakin maju, solid, dan berkontribusi besar dalam menjaga keutuhan NKRI, meneguhkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta mengawal kaderisasi pemuda di Kecamatan Watulimo.



Kontributor : Tim Media NU Online Watulimo
.
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung