Rabu, 21 Oktober 2020

Satkoryon Banser – PAC GP Ansor Watulimo Menggelar Upgrading di Pantai Cengkrong


Anwalin News –
Barisan Ansor Serbaguna, selanjutnya disebut BANSER, adalah Kader inti GP Ansor sebagai kader penggerak, pengemban dan pengaman program-program GP Ansor. Kader dimaksud adalah anggota  GP Ansor yang memiliki kualifikasi: kedisiplinan dan dedikasi tinggi, ketahanan fisik dan mental yang tangguh, penuh daya juang dan religius serta mampu berperan sebagai benteng ulama yang dapat mewujudkan cita-cita GP Ansor di lingkungan Nahdlatul Ulama untuk kemaslahatan umum sesuai ketentuan Peraturan Rumah Tangga dan Peraturan Organisasi GP. Ansor
 
Banyak cara yang harus dilakukan untuk memberi wawasan keorganisasian dan meningkatkan sumber daya manusia yang terampil dan teruji. Juga memastikan militansi khidmah di Nahdlatul Ulama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI.

 
Demi memastikan hal di atas, salah satu yang dilakukan Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek adalah dengan menggelar UPGRADING BANSER. Kegiatan Upgrading Banser Satkoryon Watulimo dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2020 bertempat di Pantai Cengkrong Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek dengan menghadirkan segenap anggota Banser se-Kecamatan Watulimo yang berkisar 200 lebih personil banser.
 
Kegiatan Upgrading diawali dengan pembentukan pleton barisan, pembukaan acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars GP. Ansor, Mars Syubbanul Wathon, Mars Banser dilanjutkan Sambutan-sambutan dan pembekalan kader serta diakhiri dengan Baiat Anggota Banser oleh Ketua PC GP. Ansor Trenggalek.


Sahabat Murdiyanto, selaku ketua PAC GP. Ansor Watulimo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Upgrading merupakan salah satu program kerja untuk membangun sumber daya manusia atau SDM. Upgrading juga sebagai indikator bagi dukungan kinerja organisasi dalam mengangkat proses pembelajaran untuk menghadapi tantangan yang dihadapi.
 
“Upgrading merupakan salah satu program kerja untuk membangun sumber daya manusia atau SDM,” kata Murdiyanto, selaku ketua PAC GP. Ansor Watulimo.
 
Menurut Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Watulimo tersebut bahwa tujuan kegiatan untuk untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan anggota Banser.
 
“Ini juga sebagai indikator bagi dukungan kinerja organisasi dalam mengangkat proses pembelajaran untuk menghadapi tantangan yang dihadapi,” katanya saat memberikan sambutannya.


Gus Izudin Zakki selaku selaku Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Trenggalek menambahkan bahwa upgrading adalah sebagai tindak lanjut untuk meningkatkan dan menguatkan proses kaderisasi Banser. Karena Banser harus cerdas mengetahui situasi di tengah masyarakat dan selalu responsif tidak kalah dengan kelompok lain dan harus update.
 
“Banser juga harus tetap sebagai garda depan dalam mengawal maupun membeckup diri sebagai benteng ulama dan kiai, serta NKRI,” tegasnya. Karenanya, upgrading baik secara indoor atau outdoor diharapkan memberikan kekuatan fisik dan psikis, lanjutnya.
 
Ansor dan Banser harus sinergi dalam gerak dan langkah satu komando dengan Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor disetiap tingkatannya, yaitu mulai tingkat Ranting, PAC, PC, PW sampai ke PP (Pusat).


Pada kegiatan upgrading tersebut juga dijelaskan fungsi Banser yang antara lain meliputi :
  1. Fungsi Kaderisasi, merupakan kader yang terlatih, tanggap terampil dan berdaya guna untuk pengembangan kaderisasi di lingkungan GP Ansor.
  2. Fungsi Dinamisator, merupakan bagian organisasi yang berfungsi sebagai pelopor penggerak program-program GP Ansor.
  3. Fungsi Stabilisator, sebagai perangkat organisasi GP Ansor yang berfungsi sebagai pengaman program-program kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan Nahdlatul Ulama.
  4. Fungsi Katalisator, sebagai perangkat organisasi GP Ansor yang berfungsi sebagai perekat hubungan silaturahim dan menumbuhkan rasa solidaritas sesama anggota BANSER, anggota GP Ansor dan Nahdlatul Ulama serta masyarakat.
 
Juga disinggung terkait tugas banser, yaitu :
  1. Merencanakan, mempersiapkan dan mengamalkan cita-cita perjuangan GPAnsor serta menyelamatkan dan mengembankan hasil-hasil perjuangan yang telah dicapai.
  2. Melaksanakan program kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan serta program pembangunan yang berbentuk rintisan dan partisipasi.
  3. Menciptakan terselenggaranya keamanan dan ketertiban di lingkungan GP Ansor dan lingkungan sekitarnya melalui kerjasama dengan pihak-pihak terkait.
  4. Menumbuhkan terwujudnya semangat pengabdian, kebersamaan, solidaritas dan silahturahim sesama anggota BANSER dan anggota GP Ansor.

Diakhir acara, dilakukan Baiat Anggota Banser oleh Gus Zaki selaku ketua PC GP. Ansor Trenggalek sebagai langkah baru memulai aktifitas, kreatifitas dan loyalitas anggota Banser pasca era new normal pandemic covid-19.
 
Kegiatan Upgrading tersebut dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang berlaku, diantaranya memakai masker, dilakukan ceck suhu badan, pakai hand sanitizer dan tentunya social distancing. Dengan harapan kedepan Banser Satkoryon Watulimo harus lebih solid dan kompak dalam menjalankan fungsinya sebagai organisasi semi otonom Gerakan Pemuda Ansor. (MY)
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung