Senin, 19 Oktober 2020

Jelang Pilkada 2020, PAC GP Ansor Watulimo Ikuti Sosialisasi Pengawasan Pemilu


Semakin dekatnya pelaksanaan event akbar lima tahunan ini, yaitu pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Trenggalek 2020, maka dirasa sangat penting untuk melakukan berbagai cara suksesi acara tersebut, kepada para pelaksana pemilihan maupun kepada tokoh masyarakat. Pesta demokrasi lima tahunan di Kabupaten Trenggalek 2020 ini, diharapkan menjadi pilkada yang aman dan damai. Tidak hanya itu, namun yang lebih  utama dan diharapkan adalah dengan pilkada ini bisa memunculkan pemimpin untuk Kabupaten Trenggalek menjadi daerah yang meningkat dari segala aspek kehidupan masyarakatnya. Pendidikan, ekonomi, sosial, budaya bahkan sampai pada isu ketenagakerjaan diharapkan bisa menjadi lebih baik untuk ke depannya.
 
Oleh karena itulah pada hari Senin, tanggal 19 Oktober 2020 Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Watulimo menggelar acara Sosialisasi Pengawasan Pemilu dalam rangka pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Trenggalek yang bertempat di aula Kecamatan Watulimo. Acara ini menggandeng pihak Bawaslu Kabupaten Trenggalek sebagai pemateri. Sedangkan pesertanya adalah dari seluruh Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD), Kepala desa se-Kecamatan Watulimo serta dari beberapa tokoh masyarakat. Sebagai undangan dari bagian tokoh masyarakat, Ketua PAC GP Ansor Watulimo mendelegasikan sahabat Devid Hariyanto untuk mengikuti serangkaian acara sosialisasi tersebut. Hal ini mungkin bisa dipahami bahwa peran pemuda maupun sebagai tokoh masyarakat nantinya agar bisa ikut andil dalam upaya-upaya pengawasan partisipatif terhadap berlangsungnya kegiatan pilkada tersebut.


Sebagai pihak pembuka sambutan, mewakili Camat Watulimo, Bapak Agung (Sekcam) mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan sosialisasi ini. Harapan akan terwujudnya pesta demokrasi yang aman dan tertib dapat terlaksana dengan kegiatan sosialisasi ini serta melibatkan dari pelaksana pemilu dan para tokoh masyarakat. Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pilkada tahun ini serta juga dalam pengawasannya. Sehingga dalam pelaksanaan pilkada nanti, Kecamatan Watulimo tetap aman dan kondusif.
 
Selaras dengan apa yang disampaikan oleh pihak Kecamatan Watulimo, Kapolsek Watulimo Bapak Suraji, juga mengharapkan Pilkada ini terlaksana dengan aman dan damai. Lebih dari itu, adanya PKPU 13 Tahun 2020 tentang tata laksana pemilihaan umum kepala daerah pada masa pandemi yang meharuskan bahwa pilkada di masa pandemi covid 19 ini harus sesuai dengan protokol kesehatan. Pihaknya juga menghimbau agar tetap berkoordinasi dengan satgas penanganan covid 19 di tingkat Kecamatan ataupun desa.


Sebagai inti dari sosialisasi kali ini yang disampaikan oleh pihak Bawaslu Kabupaten Trenggalek Bapak Prayogi adalah mengenai aktivitas kampanye yang dilakukan oleh pasangan calon ataupun team suksesnya. Ada beberapa point yang menjadi catatan yaitu:
  1. Dalam PKPU 13 tahun 2020 diterangkan bahwa kampanye hanya melibatkan 50 orang
  2. Tetap mengedepankan prinsip kampanye yang jujur, terbuka, dialogis, berorientasi pada pendidikan politik dan partisipasi pemilih
  3. Materi kampanye tentang visi misi serta program yang disesuaikan dengan isu lokalitas atau daerah
  4. Sedang yang menjadi larangan kampaye yaitu menghina lambang negara, SARA serta menghina calon lain
Semoga acara Sosialisasi Pengawasan Pemilu kali ini membawa manfaat kepada kita semua. Menjadikan pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek 2020 berjalan dengan lancar, aman dan damai serta dapat melahirkan pemimpin yang dapat mengemban tugasnya sesuai dengan amanah undang-undang. Aamiin. (Devid)
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung