Minggu, 22 Agustus 2021

Doa Kebangsaan Peringatan HUT KE 76 RI dan Sosialisasi Akreditasi Gerakan Pemuda Ansor Ranting se Kecamatan Watulimo


Anwalin News
- Pimpinan Anak Cabang Gerakan pemuda Ansor gelar Doa Kebangsaan Peringatan HUT KE 76 RI serta Sosialisasi Akreditasi GP Ansor ranting se kecamatan Watulimo di Pendopo GUPILI Desa Slawe Kecamatan Watulimo. Pada agenda kali ini dihadiri oleh Pengurus Harian PAC GP Ansor Watulimo, dan perwakilan dari masing masing Ranting se Kecamatan Watulimo yang terdiri dari Ketua Ansor Ranting, Ketua MDS Rijalul Ansor, Sekertaris dan Kasatkorkel.

Adapun serangkaian acara pada hari ini yakni pembukaan dengan pembacaan surat Al fatihah, menyanyikan lagu Indonesia raya, Syubbanul Wathan, Mars GP Ansor, Mars banser, kemudian Istighosah bersama, dilanjut dengan sambutan dari Sahabat Murdianto selaku ketua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Watulimo, pada sambutannya beliau berpesan untuk setiap ranting sesegera mungkin menyelesaikan susunan kepengurusan Ansor dan banser tingkat ranting, Membuat instrumen akreditasi dari masing masing ranting, akreditasi merupakan sarana tolak ukur kinerja organisasi. Pengejawentahan dari program kerja menjadi kegiatan yang terpadu dengan adminiatrasi dan dokumentasi.


Memasuki Pada Acara inti yakni terkait dengan Sosialisasi dan bedah instrumen yang dipimpin langsung oleh sahabat Mustarom selaku Koordinator Departemen Akreditasi PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo bersama sahabat Devid Hariyanto. Dalam pembahasan Akreditasi ini terdapat berkas Instrumen legalitas Organisasi , yang didalamnya terdapat poin poin penting meliputi Legalitas organisasi, Kebanseran, Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor, Instrumen Kaderisasi Anggota GP Ansor,Kegiatan Sosial Bermasyarakat, Pengembangan Kapasitas Digital Kader.

Alhamdulillah kegiatan terlaksana dengan lancar aman dan sukses; Semoga membawa kemanfaatan dan keberkahan untuk pribadi dan organisasi.


Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung