Sabtu, 03 April 2021

Konferancab XI GP Ansor Kecamatan Watulimo Telah Sukses digelar, Kepanitiaan Resmi Dibubarkan

Anwalin News - Konferensi Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Watulimo yang dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2021 sukses digelar. Sejumlah rumusan program kerja serta kader militan baru telah tercetak. Kini sejumlah formasi jabatan  di jajaran kepengurusan PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo tengah digodok oleh Tim Formatur. Harapannya, kedepannya agar kepengurusannya bisa berjalan dengan baik demi mewujudkan program strategis yang telah dirumuskan.

Dengan telah selesainya tugas dari Kepanitiaan Konferancab XI GP Ansor Kecamatan Watulimo, maka secara resmi Panitia Konferancab XI GP Ansor Kecamatan Watulimo pada hari Sabtu, 2 April  2021 bertempat di MI Pakel, Desa Pakel Kecamatan Watulimo di bubarkan. Dalam sambutannya, Sahabat Dimyati Rofi’i selaku Ketua Panitia, mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada segenap jajaran kepanitiaan, serta kepada sivitas MI Pakel dan PR GP Desa Pakel yang dalam hal ini sebagai tuan rumah kegiatan.

Secara tipologi, Desa Pakel merupakan daerah ujung dari Kecamatan Watulimo, oleh sebab itu kegiatan-kegiatan dari program kerja PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo juga harus bisa diselenggarakan di daerah tersebut. Hal ini bertujuan sebagai upaya dan bentuk kedekatan dan realisasi koordinasi PAC dengan PR. Sehingga soliditas dan solidaritas keduanya bisa terjalin lebih intens. Senada dengan hal ini, Sahabat Khoirudin sebagai Kepala MI Pakel sekaligus Ketua PR GP Ansor Desa Pakel mengucapkan terima kasih kepada PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo atas kepercayaannya menggelar Konferancab kali ini di Ranting Pakel. Ia berharap, nantinya bentuk-bentuk kerjasama lainnya bisa dilaksanakan demi meningkatkan soliditas dan solidaritas PR GP Ansor Desa Pakel dan PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo.

Setelah Konferancab ini digelar, maka kepengurusan PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo berstatus demisioner. Sehingga segala tugas dan kewenangan dijalankan oleh tim formatur PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo. Sebagaimana yang dituturkan oleh Ketua  tim formatur sekaligus ketua terpiih PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo Sahabat Murdiyanto,”Saat ini kepengurusan PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo berstatus demisioner. Untuk sementara kewenangan yang terdapat dalam PAC GP Ansor Kecamatan Watulimo menjadi wewenang tim formatur. Yang sedang kami (tim farmatur) kerjakan saat ini adalah menyusun komposisi yang ideal di struktural PAC GP Ansor Kecamatan Watuimo untuk masa khidmat 2021-2023. Semoga nantinya bisa mendapatkan formasi yang ideal, sehingga nantinya mempermudah langkah organisasi dalam melaksanakan program kerja yang telah dirumuskan."

Sebagai pamungkas dari acara pembubaran panitia ini yaitu acara megengan. Salah satu tradisi di amaliyah NU yang bertujuan untuk menyambut Ramadhan sekaligus untuk mendoakan arwah para pendiri NU beserta banomnya dan arwah pendahulu (muslimin dan muslimat).(dh)


Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung