Jumat, 24 April 2020

Hadiri Pelantikan Pengurus GP Ansor, Bupati Trenggalek Berharap Ansor Bisa Ikut Menjaga NKRI


Apel Akbar 4.000 Anggota Banser di Prigi 360 di Hadiri Ketua Umum Ansor

Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin berharap Ansor ikut menjaga keutuhan NKRI, saat menghadiri pelantikan pengurus Ansor Kabupaten Trenggalek, Minggu (13/10/2019) di Prigi 360 Trenggalek.

Dengan ikut menjaga NKRI, tentunya GP  Ansor ikut mendorong agar bangsa ini selalu aman, damai, dan sejahtera.

Selain pelantikan Pengurus Ansor dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan apel akbar dan pembaretan 4.000 Banser. Mochamad Nur Arifin ikut ambil bagian di dalamnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Quomas atau lebih dikenal sebagai Gus Yaqut. 

"Saya ucapakan selamat datang untuk Gus Yaqut di Kabupaten Trenggalek dan selamat atas dilantiknya Ansor Trenggalek. Intinya mari kita jaga NKRI ini agar selalu damai, aman dan sejahtera," ungkap suami Novita Hardini ini.

Dalam kesempatan yang berbeda Ketua Umum GP Ansor, Gus Yaqut menuturkan, "hari ini kita datang ke Trenggalek untuk menghadiri pelantikan pengurus Ansor Trenggalek dan Apel Banser untuk meneguhkan kesetiaan kepada Republik Indonesia," ujarnya.

Ketua Umum Ansor ini menegaskan memang dirinya spesial datang ke Trenggalek, karena ada spirit luar biasa oleh Bupati muda di Trenggalek, dan sekaligus mengajak seluruh keluarga Gerakan Pemuda Ansor untuk ikut menjaga keutuhan NKRI. "Posisi Ansor jelas, apapun situasi negara ini Ansor akan berada pada posisi negara," tandasnya.

Izzuddin Zaki, Ketua GP Ansor Kabupaten Trenggalek sangat bangga dengan kehadiran Ketua Umum GP Ansor yang datang langsung ke Trenggalek untuk menyaksikan  pelantikan Pengurus Ansor. "Ini sesuatu yang jarang dan Gus Yaqut mau datang langsung ke Trenggalek tentunya menjadi sebuah kehormatan bagi kami," tuturnya.

Selain pelantikan pengurus Ansor Zaki menambahkan ada pembaretan Banser dan Apel Akbar sekitar 4.000 anggota Banser.

Zaki menambahkan, memang sengaja kegiatan tersebut digelar di Pantai Prigi, sekaligus untuk ikut mempromosikan pantai kebanggaan masyarakat Trenggalek. (Humas)


Sumber : FB. Dokpin Pemkab Trenggalek
Share:


Perjuangan adalah jalan sunyi yang tidak selalu dipenuhi tepuk tangan, tetapi selalu dihiasi makna. Ia menuntut kesabaran ketika hasil belum terlihat, menuntut keteguhan ketika langkah terasa berat. Dalam setiap lelah yang kita rasakan, sesungguhnya sedang ditempa kekuatan baru. Tidak ada perjuangan yang sia-sia, selama ia dilandasi niat tulus dan keyakinan bahwa setiap proses adalah bagian dari rencana besar kehidupan.


Pengabdian adalah bentuk cinta yang paling nyata. Ia tidak selalu berbicara tentang panggung dan sorotan, tetapi tentang ketulusan memberi tanpa menghitung kembali. Mengabdi berarti siap hadir, siap berkorban, dan siap menjadi bagian dari solusi. Di situlah nilai diri diuji apakah kita hanya ingin dikenal, atau benar-benar ingin bermanfaat. Sebab sejatinya, kemuliaan seseorang terletak pada seberapa besar ia memberi arti bagi orang lain.


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Arsip Blog

Sahabat Kita

Statistik Pengunjung